Jerman Kecewa dengan AS-Israel, Perang Lawan Iran Berlarut-larut

Anton Suhartono
Jerman mengungkapkan kekecewaannya terhadap Amerika Serikat dan Israel karena konflik melawan Iran tak kunjung selesai (Foto: AP)

BERLIN, iNews.id - Kanselir JermanFriedrich Merz mengungkapkan kekecewaannya terhadap Amerika Serikat (AS) dan Israel karena konflik melawan Iran tak kunjung selesai. Dia menilai kedua negara terlalu meremehkan situasi sejak awal, sehingga perang kini justru berlarut-larut tanpa kepastian.

Merz secara tegas menyebut asumsi awal AS dan Israel yang mengira konflik bisa diselesaikan dalam hitungan hari sebagai kekeliruan besar. 

“Saya saat ini kecewa, dan itu hanya karena AS dan Israel awalnya berasumsi bahwa masalah ini akan diselesaikan dalam beberapa hari. Tapi hari ini, kita terpaksa mengakui bahwa masalah ini belum terselesaikan,” ujarnya, seperti dikutip dari Sputnik, Rabu (29/4/2026).

Dia juga menyoroti negara-negara Barat selama ini telah meremehkan Iran. Menurut dia, kekuatan Iran dalam menghadapi tekanan militer maupun diplomatik ternyata jauh lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya.

“Jelas bahwa Iran lebih kuat daripada yang kita duga,” kata Merz.

Melihat mandeknya perundingan damai, Merz tidak menutup kemungkinan AS akan terjebak dalam konflik berkepanjangan di Timur Tengah. Dia menilai situasi ini diperparah oleh sikap Iran yang tidak mau tunduk pada tekanan Washington, sehingga proses negosiasi tidak menunjukkan kemajuan berarti.

Di sisi lain, Merz justru memuji kematangan diplomasi Iran. Dia menilai langkah-langkah Teheran dalam negosiasi lebih efektif dibandingkan pendekatan yang dilakukan AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

Ganas! Iran Bikin Pangkalan Militer AS Babak Belur, Landasan Pacu Rusak Puluhan Kali

5 jam lalu

Pengadilan AS Batalkan Keputusan Trump Pangkas Masa Berlaku Visa Mahasiswa Asing

6 jam lalu

Terungkap! Militer Iran Serang Pangkalan-Pangkalan AS di Timur Tengah Ribuan Kali sejak Februari

7 jam lalu

Harga Minyak Dunia Makin Mahal, Brent Nyaris Sentuh 108 Dolar AS per Barel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal