Jerman Kritik Penindasan Mesir Terhadap Media dan Warga Sipil

Nathania Riris Michico
Ilustrasi Bendera Jerman. (Foto: Anadolu Agency)

KAIRO, iNews.id - Jerman mengkritik Mesir atas tindakan represif terhadap media dan masyarakat sipil setelah protes anti-pemerintah pekan lalu. Berbicara dalam sebuah konferensi pers di Berlin, Wakil Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rainer Breul mengatakan Jerman secara dekat mengikuti perkembangan protes yang terjadi di Mesir baru-baru ini.

"Seperti yang telah kami nyatakan di Dewan Hak Asasi Manusia PBB pekan lalu, penindasan yang meningkat terhadap masyarakat sipil dan media tidak akan berkontribusi pada stabilitas Mesir," tegas Breul, seperti dikutip Anadolu, Kamis (26/9/2019).

Dia meyebut bahwa sebaliknya, hal itu kemungkinan akan mengarah pada radikalisasi dan kekerasan ekstremis.

Ratusan pengunjuk rasa turun ke jalan-jalan di Kairo dan beberapa kota lain pekan lalu untuk memprotes pemerintahan Presiden Abdel Fattah Al Sisi.

Berdasarkan laporan kelompok-kelompok hak asasi manusia, Breul mencatat bahwa lebih dari 1.000 orang ditahan di negara itu.

"Pemerintah Federal (Jerman) berharap pemerintah Mesir akan mematuhi prinsip-prinsip supremasi hukum dan mereka yang dituduh melakukan kejahatan segera dibebaskan," ujar dia.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Rakyat Palestina!

57 tahun lalu

Momen Pelatih Mesir Bentangkan Bendera Palestina Setelah Menang atas Australia di Piala Dunia

57 tahun lalu

2 Negara Ini Berlakukan Hari Libur Nasional setelah Kalahkan Jerman di Piala Dunia

57 tahun lalu

Kalahkan Jerman di Piala Dunia, Paraguay: Lebih dari Olahraga, Ini Hari Bersejarah!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal