NEW DELHI, iNews.id - Korban tewas akibat jatuhnya jet tempur MiG-21 Angkatan Udara (AU) India, Senin (8/5/2023), bertambah menjadi tiga orang. Pesawat tempur lawas itu menghantam rumah penduduk saat digunakan untuk misi latihan.
AU India menyatakan, pesawat jatuh di desa dekat perbatasan Negara Bagian Rajasthan. Pilot menyelamatkan diri dengan kursi pelontar dan hanya menderita luka ringan.
Disebutkan, pilot sempat melaporkan kondisi darurat kemudian keluar dari pesawat. Namun MiG-21 ditinggalkan dalam kondisi mengarah ke permukiman penduduk.
"Puing-puing pesawat menimpa sebuah rumah di Bahlol Nagar, Distrik Hanumangarh, sayangnya menyebabkan tiga nyawa melayang," bunyi pernyataan AU India, seperti dilaporkan kembali Reuters.
Penyebab pasti kecelakaan belum diketahui. Penyelidikan masih dilakukan untuk mengetahui penyebabnya.
AU India berencana mengandangkan seluruh armada jet tempur era Uni Soviet itu pada 2025. Pesawat yang dijuluki peti mati terbang oleh media India itu digunakan India sejak diperkenalkan pada 1963. Kecelakaan melibatkan pesawat itu terjadi dalam beberapa tahun terakhir.