Joe Biden Larang Perjalanan dari India ke AS karena Wabah Covid

Ahmad Islamy Jamil
Presiden AS Joe Biden. (Foto: Reuters)

WASHINGTON DC, iNews.id – Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, memberlakukan pembatasan perjalanan terhadap India, sehubungan dengan wabah Covid. Dia akan melarang sebagian besar warga negara asing yang datang dari India untuk memasuki AS.

Pembatasan baru itu mulai berlaku pada Selasa (4/5/2021) pukul 12.01 waktu AS. Kebijakan tersebut muncul atas saran dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) dan diberlakukan karena besarnya ruang lingkup pandemi dan lonjakan kasus Covid-19 di India.
 
Reuters melaporkan, keputusan pembatasan perjalanan dari India itu ditandatangani Biden pada Jumat (30/4/2021). “India menyumbang lebih dari sepertiga kasus global baru. Karenanya, tindakan proaktif diperlukan untuk melindungi kesehatan masyarakat negara (AS) ini dari para pelancong yang memasuki Amerika Serikat,” demikian kutipan pernyataan pembatasan tersebut.

Penduduk tetap AS dan anggota keluarga mereka, serta; beberapa warga negara non-AS seperti pelajar atau mahasiswa, dikecualikan dalam pembatasan itu.

Pada Januari lalu, Biden juga mengeluarkan larangan serupa untuk sebagian besar warga negara asing yang memasuki AS dari Afrika Selatan. Dia juga menerapkan kembali larangan masuk pada hampir semua pelancong non-AS yang pernah berada di Brasil, Inggris, Irlandia, dan 26 negara di Eropa yang mengizinkan perjalanan lintas perbatasan terbuka. 

Kedutaan Besar India di Washington DC belum memberikan komentar terkait larangan perjalanan oleh AS itu.

India kembali membukukan rekor lonjakan harian infeksi virus corona pada Jumat (30/4/2021). Negara itu mengonfirmasi 386.452 kasus Covid dalam 24 jam terakhir. 

Sementara itu, kematian akibat wabah tersebut di India juga melonjak sebanyak 3.498 jiwa selama 24 jam terakhir. Dengan begitu, total kejadian infeksi corona di India per hari ini mencapai 18,76 juta kasus. Adapun total kematian pasien Covid di sana kini menjadi 208.330 jiwa.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Breaking News: AS Serang Iran Lagi

57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

57 tahun lalu

AS Mulai Tarik 5.000 Tentara dari Jerman, Imbas Ketegangan dengan NATO soal Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal