Jumlah Kejahatan Rasisme di Spanyol Tahun Ini Kembali Naik, 610 Kasus di Semester Pertama

Umaya Khusniah
Seorang pengunjuk rasa mengambil bagian dalam demonstrasi menentang rasisme di London, Inggris 17 Juli 2021. (Foto: REUTERS)

MADRID, iNews.id - Kejahatanrasisme di Spanyol meningkat sebesar 9,3 persen dalam dalam semester pertama 2021 jika dibanding 2019. Jumlah kasus kejahatan rasisme sempat turun di 2020, diduga akibat pandemi. 

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh Menterian Dalam Negeri Spanyol, Fernando Grande-Marlaska, Rabu (29/7/2021). Pemicu kejahatan tahun 2020 lebih kepada sikap rasisme, ideologi lalu orientasi seksual.  

"Pada semester pertama tahun 2021, ada 610 kejahatan rasisme yang dilaporkan," katanya.

Belum lama ini, Spanyol dihebohkan dengan kasus pembunuhan rasisme terhadap warga Maroko, Younes Bilal. Dia dibunuh karena seorang muslim. 

Pelaku pembunuhan yakni Samuel Luiz Munis (24). Dia merupakan seorang gay. 

Dari data statistik Spanyol, korban dan pelaku kejahatan rasisme didominasi laki-laki muda. Dari mereka yang ditangkap karena kejahatan rasis, xenofobia atau gender, 81 persen di antaranya laki-laki. 

"Dari mereka yang ditangkap, mayoritas berusia antara 26-40 tahun," kata Kepala Departemen Statistik dan pemerhati korban di pemerintah Spanyol, Javier Lopez Gutierrez. 

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
13 hari lalu

Ganas! Gelombang Panas Renggut 16.300 Nyawa di Jerman

14 hari lalu

RUU Perampasan Aset Tak Hanya untuk Kasus Korupsi, Narkoba hingga Terorisme Ikut Dibidik

1 bulan lalu

Penampakan Gerhana Matahari Total Bikin Eropa Gelap Gulita di Siang Hari

1 bulan lalu

141 Imigran asal Maroko Tewas Nyeberang ke Spanyol, Tenggelam dan Terinjak-injak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal