Kamera Pengintai Terpasang di Kamar Mandi Wanita Kedubes Australia di Bangkok, 1 Orang Ditangkap

Umaya Khusniah
Seorang mantan staf Kedutaan Australia di Bangkok didakwa setelah sejumlah kamera pengintai terpasang di kamar mandi wanita. (Foto: 1africafocus)

BANGKOK, iNews.id - Seorang mantan staf Kedutaan Australia di Bangkok didakwa setelah sejumlah kamera pengintai terpasang di kamar mandi wanita kantor tersebut. 

Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia mengkonfirmasi, Polisi Kerajaan Thailand telah menangkap seorang mantan anggota staf lokal bulan lalu.

"Kesejahteraan dan privasi semua staf tetap menjadi prioritas departemen dan kami terus memberikan dukungan yang sesuai," kata juru bicara departemen dalam sebuah pernyataan kepada AFP, seperti dilansir dari Straits Times, Minggu (6/2/2022). 

Komandan divisi urusan luar negeri Kepolisian Kerajaan Thailand, Khemmarin Hassiri mengatakan, Kedutaan Australia mengajukan pengaduan terhadap seorang pria pada 6 Januari lalu. Polisi Thailand mengatakan penyelidikan sedang berlangsung.

ABC Australia melaporkan, tidak jelas berapa lama kamera-kamera itu berada di kamar mandi. Kasus ini baru terungkap setelah kartu SD kamera ditemukan di lantai kamar mandi tahun lalu. 

"Insiden itu merupakan pelanggaran keamanan yang serius," kata seorang pakar pertahanan dan kebijakan luar negeri Australia.

"Jika kamera semacam ini dapat terpasang di area aman, artinya, keamanan cukup lemah dan tidak cukup ketat untuk menjaga kedutaan tetap aman," kata Hugh White, Profesor Emeritus Studi Strategis di Australian National University.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
11 hari lalu

Potensi AS Serang Iran, Australia Minta Keluarga Diplomat Tinggalkan Israel dan Lebanon Segera

Nasional
15 hari lalu

Kemenkes Terima Laporan WNA Australia Kena Campak usai Perjalanan dari Indonesia

Internasional
18 hari lalu

Masjid Terbesar Australia Dapat Ancaman, Ada Tulisan Bunuh Muslim

Internasional
26 hari lalu

Viral, Polisi Australia Seret Muslim Salat saat Demo Tolak Kunjungan Presiden Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal