Kanada Protes Keras Pesawatnya Dicegat China saat Patroli Sanksi Korea Utara

Anton Suhartono
Kanada memprotes tindakan pencegatan pesawatnya oleh China (Foto: Departemen Pertahanan Nasional Kanada)

SEOUL, iNews.id - Kanada menuduh pesawat China mengganggu armadanya yang sedang patroli untuk memantau sanksi terhadap Korea Utara (Korut). Bahkan pesawat-pesawat tempur China terkadang memaksa pilot militer Kanada untuk mengalihkan jalur penerbangan mereka.

Angkatan Bersenjata Kanada menyatakan, pesawat Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat (PLAAF) mendekati pesawat patroli jarak jauh AU Kanada (RCAF), CP-140 Aurora, beberapa kali.

"Dalam interaksi ini, pesawat PLAAF tidak mematuhi norma-norma keselamatan udara internasional. Interaksi ini tidak profesional dan/atau membahayakan keselamatan personel RCAF," bunyi pernyataan, dikutip dari Reuters, Kamis (2/6/2022).

Dalam beberapa kasus, kru pesawat Kanada tak mau mengambil risiko sehingga mereka segera mengubah jalur penerbangan untuk menghindari potensi tabrakan dengan pesawat yang mencegat.

Peristiwa ini semakin sering frekuensinya, padahal misi RCAF telah disetujui PBB terkait penerapan sanksi terhadap Korut.

Pesawat Kanada itu merupakan bagian dari "Operasi NEON" melibatkan kapal, pesawat, dan personel militer untuk mengidentifikasi dugaan pelanggaran sanksi Korut di laut. Sanksi tersebut mencakup larangan pengiriman bahan bakar kapal ke kapal dan pasokan lain yang dilarang berdasarkan sanksi Dewan Keamanan PBB.

Sejauh ini China belum memberikan komentar terkait tuduhan Kanada tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Ajaib, Pria Ini "Hidup Kembali" Setelah Jantungnya Berhenti Berdetak 40 Jam

Nasional
8 hari lalu

Purbaya Ungkap Restrukturisasi Proyek Kereta Cepat Whoosh Rampung, Segera Diumumkan

Internasional
12 hari lalu

Viral Aksi Perempuan Lempar Uang Miliaran dari Balkon Apartemen, Warga Heboh Berebut di Jalan

Internasional
14 hari lalu

Trump: AS Akan Kalahkan China dalam Perlombaan Menjelajahi Bulan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal