DAKAR, iNews.id - Sebuah kapal tanker minyak yang membawa 22 kru asal India hilang di Teluk Guinea, Afrika. Kapal yang mengangkut minyak seberat 13.500 ton itu tidak diketahui keberadaannya setelah hilang kontak di Benin sejak Jumat 2 Januari.
Dilansir Reuters, Senin (5/2/2018), Kapal Marine Express yang dikelola oleh perusahaan asal Hong Kong terakhir kali terpantau di perairan Benin pada Jumat sekitar pukul 03.30 GMT. Tidak diketahui penyebab hilangnya komunikasi.
"Kami menyesalkan telah hilang kontak dengan kapal tersebut di pelabuhan Cotonou di Benin, Afrika Barat," kata juru bicara perusahaan.
Menteri Laur Negeri India Sushma Swaraj mengonfirmasi bahwa 22 warganya yang menjadi kru kapal belum diketahui nasibnya.
Saat ini pencarian kapal tanker tersebut masih dilakukan dibantu oleh pihak berwenang Nigeria dan Benin.
Teluk Guinea diketahui merupakan salah satu wilayah target bajak laut. Mereka mencuri kapal-kapal kargo dan menuntut uang tebusan.
Pada 10 Januari lalu, sebuah perusahaan kehilangan kontak dengan kapal tankernya yang berlabuh di Cotonou. Setelah melakukan pencarian selama enam hari, kapal tanker dan kru kapal ditemukan dengan aman di Lagos setelah pemilik kapal tanker melakukan negosiasi dengan pembajak.