Kasus Covid-19 Naik, Warga di Kawasan Terpadat Beijing Diminta Tetap di Rumah

Muhammad Fida Ul Haq
Ilustrasi pasien Covid-19. (Foto: Ilustrasi/Ist.)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Beijing meminta warga di kawasan terpadat Chaoyang untuk tinggal di rumah. Aktivitas sekolah hingga bisnis ditutup.

"Jumlah kasus yang ditemukan di luar karantina meningkat pesat saat ini, dan ada risiko penularan tersembunyi dari berbagai tempat," kata Wakil Direktur Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Beijing Liu Xiaofeng, seperti dikutip dari Reuters, Minggu (20/11/2022).

Beijing melaporkan 621 infeksi baru pada Sabtu, naik dari 515 sehari sebelumnya. Lalu bertambah 516 infeksi baru pada Minggu.

Dinas Kesehatan China menyebut seorang pria Beijing berusia 87 tahun menjadi kematian resmi COVID-19 pertama di negara itu sejak 26 Mei. Hal itu meningkatkan jumlah kematian akibat virus korona di China menjadi 5.227.

Sementara itu, China melaporkan 24.435 infeksi Covid-19 baru.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
8 hari lalu

Pemprov DKI Revitalisasi Sekolah Rp101 Miliar di Jaktim, Ini Pesan Hipmi Jaya ke Pramono

9 hari lalu

Gedung SD-SMP di Jaktim Terintegrasi 6 Lantai dengan Lift, Anggarannya Rp101,3 Miliar!

9 hari lalu

Pramono Revitalisasi SD dan SMP di Jaktim, Kini Terintegrasi dalam Gedung 6 Lantai dengan Lift

9 hari lalu

Seluruh Sekolah di Johor Malaysia Kembali Ditutup akibat Kiriman Kabut Asap Kalimantan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal