Kelompok HAM Desak Penjualan Senjata ke Arab Saudi Dihentikan

Nathania Riris Michico
Anak-anak di Yaman berpura-pura tewas dalam sebuah drama untuk memprotes serangan udara yang dipimpin Saudi yang menewaskan 51 orang. (Foto: EPA)

RIYAHD, iNews.id - Kelompok hak asasi manusia (HAM), Human Rights Watch (HRW), mendesak agar semua penjualan senjata ke Arab Saudi segera diakhiri.

Pernyataan itu dilontarkan pascapengeboman sebuah bus sekolah di Yaman yang menewaskan 51 orang, termasuk 40 anak, pada Agustus.

"Serangan itu jelas merupakan kejahatan perang. Insiden itu juga menambah panjang daftar pembunuhan warga sipil di pesta pernikahan, rumah sakit, dan sekolah-sekolah di Yaman oleh koalisi yang dipimpin Saudi," demikian pernyataan HRW.

Koalisi Saudi menyokong Pemerintah Yaman dalam perang dengan kelompok pemberontak Houthi. Koalisi yang mendapat dukungan AS itu memerangi para pemberontak Houthi sejak Maret 2015.

Laporan HRW itu muncul sehari setelah koalisi mengklaim menerima kesimpulan dari badan penyidik bahwa terdapat kesalahan dalam serangan mereka.

Koalisi Saudi berjanji mengambil langkah hukum untuk mengadili pihak yang terbukti bersalah dan berjanji berkoordinasi dengan Pemerintah Yaman untuk memberi ganti rugi kepada warga sipil.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
3 hari lalu

1 Kru WNI Tewas Ditembak Rudal Houthi, Kapal Hendak Menuju Pelabuhan Yaman

5 hari lalu

Pakta Pertahanan Makkah Mirip NATO, Turki Ungkap Cara 3 Negara Balas Serangan

5 hari lalu

Muncul 'NATO' Baru di Timur Tengah? Ini Isi Pakta Pertahanan Makkah

5 hari lalu

Turki: Pakta Pertahanan Makkah Bukan untuk Lawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal