Kelompok Pemberontak Pro-Rusia di Ukraina 12 Kali Langgar Kesepakatan Gencatan Senjata

Umaya Khusniah
Militer Ukraina melaporkan ada 12 pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan separatis pro-Rusia.

KIEV, iNews.id - Militer Ukraina melaporkan ada 12 pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan separatis pro-Rusia pada Sabtu (19/2/2022). Pada 24 jam sebelumnya, terdapat 66 kasus pelanggaran gencatan sennjata. 

Pelanggaran gencatan senjata ini terjadi di Ukraina timur. Kelompok separatis menembaki lebih dari 20 permukiman. Mereka bahkan menggunakan artileri berat yang telah dilarang dalam perjanjian Minsk. 

Dalam laman Facebooknya, Militer Ukraina menjelaskan, insiden penembakan melintasi garis yang memisahkan pasukan pemerintah dan separatis meningkat tajam minggu ini. Pemerintah Ukraina menyebbutnya sebagai tindakan provokasi.

Selain menghadapi masalah dengan kelompok separatis Pro-Rusia, Ukraina juga tengah bersitegang dengan Rusia. Sebanyak 40-50 persen tentara Rusia yang ada di perbatasan Ukraina sudah dalam posisi siap menyerang. 

Hal ini disampaikan seorang pejabat pertahanan AS yang tak disebut namanya, Jumat (19/2/2022). Dia mengatakan, ada sekitar 150.000 tentara Rusia di perbatasan, termasuk sekitar 125 kelompok taktis batalyon.

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden juga mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin telah memutuskan untuk menyerang Ukraina. Hal itu berdasarkan penilaian intelijen AS. 

"Sampai saat ini saya yakin dia telah membuat keputusan (untuk menyerang). Kami memiliki alasan untuk mempercayai itu," kata Biden kepada wartawan di Washington.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Ukraina Mungkin Gelar Referendum Tahun Ini untuk Serahkan Wilayah ke Rusia

Internasional
2 hari lalu

Zelensky Dilaporkan Siap Serahkan Wilayah Ukraina ke Rusia sebagai Syarat Gencatan Senjata

Internasional
10 hari lalu

Presiden Zelensky Ungkap 55.000 Tentara Ukraina Tewas dalam Perang Melawan Rusia

Internasional
10 hari lalu

Panas Lagi! Pasukan Kamboja Tembakkan Granat ke Thailand

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal