Kemlu AS Keluarkan Peringatan Perjalanan Warga Amerika ke China

Nathania Riris Michico
Kementerian Luar Negeri AS mengeluarkan peringatan perjalanan warga AS ke China. (Foto: NICHOLAS KAMM/AFP/Getty Images)

WASHINGTON, iNews.id - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Amerika Serikat (AS) memperbarui peringatan perjalanannya ke China, Kamis (3/1/2019), dengan imbauan agar warganya meningkatkan kehati-hatian di negara itu. China dianggap memberlakukan hukum sewenang-wenang terhadap warga AS.

"Warga AS harus meningkatkan kehati-hatian karena penegakan hukum lokal yang sewenang-wenang serta berbagai ketentuan khusus pada warga yang memiliki dwi kewarga-negaraan AS-China," demikian pernyataan Kemlu AS, seperti dilaporkan Associated Press, Jumat (4/1/2019).

Dalam pernyataan itu disebutkan, otoritas China memberlakukan wewenang secara meluas yang melarang warga negara AS meninggalkan China dengan menerapkan "larangan untuk keluar".

Peringatan Kemlu AS untuk warga yang melakukan perjalanan ke China. (Foto: doc. US Departement State-Bureau of Consular Affairs)

Hal ini terkadang membuat warga AS di China tidak bisa keluar dari China selama bertahun-tahun. Peringatan itu menyebut China menggunakan larangan keluar "secara paksa" untuk memaksa warga AS berpartisipasi dalam berbagai penyelidikan Pemerintah China.

Tujuannya, menarik orang kembali ke China dari luar negeri, dan untuk membantu pihak berwenang dalam menyelesaikan sengketa sipil yang menguntungkan pihak China.

Peringatan Tingkat 2 tersebut memaparkan bahwa dalam kebanyakan kasus, warga AS baru mengetahui larangan untuk keluar ketika mereka akan meninggalkan China.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
2 hari lalu

RI-China Perkuat Kerja Sama Sektor Pertanian, Kembangkan Bawang Putih hingga Durian

5 hari lalu

China Bantah Mata-matai Bos Nvidia Jensen Huang: Tuduhan Tak Berdasar!

6 hari lalu

Candaan Kylian Mbappe Bikin Real Madrid Minta Maaf, Sponsor Putus Kontrak dan Liga Spanyol Distop di China

7 hari lalu

Kylian Mbappe Minta Maaf Sebut Mao Zedong Diktator, Ini Komentar China

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal