Ketegangan Global Meningkat, Arus Kas Perusahaan Senjata Top Dunia Diprediksi Capai Rp805 Triliun pada 2026

Ahmad Islamy Jamil
Seorang aktivis melakukan aksi protes terhadap pabrik senjata BAE System di Inggris, di tengah konflik Israel dan Hamas di Gaza, beberapa bulan lalu. (Foto: AP)

LONDON, iNews.id - Perusahaan-perusahaan senjata dan kedirgantaraan terbesar di dunia diprediksi menghasilkan arus kas sebesar 52 miliar dolar AS pada 2026. Jumlah itu setara dengan Rp805,12 triliun pada kurs saat ini.

Vertical Research Partners yang melakukan analisis untuk surat kabar Financial Times di London, Inggris, melaporkan bahwa pesanan senjata bakal mengalir selama tiga tahun ke depan dari seluruh dunia. Hal itu seiring meningkatnya konfrontasi dan ketegangan Barat atau sekutunya dengan Rusia, China, Iran, dan negara-negara lain.

"Sebanyak 15 kontraktor pertahanan teratas kini diproyeksikan menikmati arus kas bebas sebesar 52 miliar dolar AS pada 2026," bunyi laporan itu.

Menurut hasil analisis tersebut, proyeksi pendapatan 15 perusahaan itu pada 2026 hampir setara dua kali lipat arus kas gabungan mereka pada akhir 2021.

Boeing menjadi satu-satunya perusahaan top kedirgantaraan yang tidak menikmati keuntungan tak terduga itu. Sebab, mereka mengalami masalah sistematis pada proyek-proyek besarnya seperti pesawat ruang angkasa Starliner dan pesawat terbang 787 dan 737 MAX.

Di Eropa, perusahaan pemenang terbesar antara lain BAE Systems di Inggris, Rheinmetall di Jerman, dan Saab di Swedia. Mereka akan menikmati ekspansi arus kas gabungan lebih dari 40 persen.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
10 hari lalu

Senjata Robot Pembunuh Termasuk Drone Makin Canggih, PBB dan Palang Merah Desak Pembatasan

23 hari lalu

Polisi soal Asal-usul Ratusan Senjata di Sekolah Jaksel: Ada Perjanjian Olahraga Menembak

24 hari lalu

Polisi Cek Ruangan di Sekolah Harapan Ibu yang Disebut Bunker, Ternyata Basement

26 hari lalu

Yayasan Bantah Temuan 995 Senjata di Sekolah Harapan Ibu Jaksel terkait Konflik Internal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal