Khamenei Balas Ancaman Trump: Pasukan Terkuat Akan Dipukul sampai Tak Bisa Bangun

Anton Suhartono
Ayatollah Ali Khamenei merespons ancaman terbaru Donald Trump soal negosiasi nuklir kedua negara yang tengah berlangsung (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei merespons ancaman terbaru Amerika Serikat (AS) soal negosiasi nuklir kedua negara yang tengah berlangsung.

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengatakan gugus tempur kapal induk tambahan sedang menuju Timur Tengah untuk mengantisipasi buntunya perundingan nuklir dengan Iran.

Khamenei menegaskan, terkadang tentara terkuat bisa mendapat tamparan keras di wajah, setelah itu bahkan tidak bisa bangun lagi.

"Mereka (AS) terus-menerus berbicara tentang mengirim kapal menuju Iran. Tentu saja, angkatan laut adalah hal yang berbahaya, tapi yang lebih menakutkan daripada itu adalah senjata yang bisa menenggelamkan kapal ini ke dasar laut," kata Khamenei, dalam pernyataan resminya, Selasa (17/2/2026).

AS dan Iran memulai negosiasi nuklir putaran kedua di Jenewa, Swiss, hari ini. Trump menegaskan akan ikut serta dalam perundingan tidak langsung tersebut.

Delegsai AS yakni utusan Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, dan menantunya, Jared Kushner, akan hadir langsung di Jenewa, untuk berunding dengan Menlu Iran Abbas Araghchi. Sementara Trump akan mengikuti dari WashingtonDC.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
12 jam lalu

Nah, Iran Gelar Latihan Perang Besar-besaran Libatkan Rudal dan Drone

Internasional
12 jam lalu

Potensi AS Serang Iran, Australia Minta Keluarga Diplomat Tinggalkan Israel dan Lebanon Segera

Internasional
12 jam lalu

Membelot, Mantan Pilot Jet Tempur F-35 AS Ditangkap karena Latih Pilot Militer China

Internasional
14 jam lalu

Menlu Iran Tegaskan Pangkalan-Pangkalan Militer AS di Timur Tengah dalam Bidikan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal