Khamenei: Kondisi Iran Memburuk Bukan Hanya karena Sanksi Amerika

Anton Suhartono
Ayatollah Ali Khamenei (Foto: AFP)

TEHERAN, iNews.id - Pemimpin spiritual Iran Ayatollah Ali Khamenei menyebut memburuknya perekonomian Iran bukan hanya karena dampak sanksi Amerika Serikat (AS), tapi ada kesalahan pengelolaan.

"Para ahli ekonomi dan banyak pejabat yakin penyebab masalah ini bukan karena dari luar, tapi juga dalam negeri. Bukannya sanksi (AS) tidak berdampak, tetapi faktor utamanya adalah bagaimana kami menangani mereka (masalah dalam negeri)," kata Khameni, di Teheran, dikutip dari AFP, Senin (13/8/2018).

Dia menyebut beberapa permasalahan, seperti anjloknya nilai tukar mata uang pada April lalu yang nilainya turun hingga setengah.

"Jika kinerja kami membaik, lebih bijaksana, tepat waktu, dan efektif, sanksi tidak akan memiliki banyak efek dan dapat dilawan," ujarnya.

Iran kini dilanda aksi unjuk rasa dan pemogokan yang meluas dalam beberapa pekan terakhir. Mereka memprotes melambungnya harga kebutuhan pokok, meningkatnya pengangguran, dan lainnya.

Para pengamat menyatakan, memburuknya hubungan Iran dengan AS sejak beberapa pekan terakhir, ditambah penarikan negara itu dari kesepakatan nuklir 2015 serta pemberlakuan kembali sanksi, menyulut anjloknya kondisi perekonomian negara.

Memburuknya hubungan kedua negara tak hanya dipicu soal nuklir, namun juga tuduhan keterlibatan Iran dalam konflik di Timur Tengah, termasuk di Suriah, Yaman, dan lainnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Megapolitan
2 hari lalu

Jelang Final Piala Asia Futsal 2026 Indonesia Vs Iran, Lalin di Sekitar GBK Macet

Internasional
3 hari lalu

Trump Puas Negosiasi Nuklir dengan Iran: Mereka Siap Capai Kesepakatan!

Internasional
3 hari lalu

Iran Pastikan Negosiasi dengan AS Hanya Bahas Nuklir, Bukan yang Lain

Internasional
3 hari lalu

Perundingan Nuklir dengan AS, Menlu Iran Araghchi: Awal yang Baik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal