Komentar Dunia atas Pembunuhan Hassan Nasrallah, Prancis Yakin Perang Besar Bakal Terjadi

Anton Suhartono
Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah tewas dalam serangan Israel di dekat Ibu Kota Beirut (Foto: AP)

BEIRUT, iNews.id - Pemimpin HizbullahHassan Nasrallah tewas dalam serangan Israel di dekat Ibu Kota Beirut, Jumat (27/9/2024) malam. Nasrallah sedang menghadiri rapat dengan para pejabat Hizbullah lainnya di ruang bawah tanah saat serangan terjadi.

Kelompok Hizbullah Lebanon baru mengonfirmasi kematian pemimpin mereka pada Sabtu (28/9/2024), beberapa jam setelah Israel mengumumkannya. Disebutkan serangan udara besar-besaran itu sampai meratakan enam bangunan di sekitarnya.

Pria berusia 64 tahun itu telah memimpin Hizbullah selama 30 tahun lebih. Dia dipilih sebagai pemimpin sejak 1992 atau saat usianya masih 32 tahun. Nasrallah menggantikan pendahulunya, Abbas Al Misawi, yang juga dibunuh oleh Israel.

Nasrallah menjadi target paling dicari oleh Israel sejak beberapa pekan pertempuran intensif dengan Hizbullah. 

Kematian Nasrallah diyakini akan membuat situasi di Timur Tengah semakin bergejolak. Perang tak akan berhenti dalam waktu cepat, terutama antara Israel dengan Hizbullah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran: Israel Tak Akan Luput dari Pembalasan

57 tahun lalu

Seret Jenderal Israel ke Pengadilan, Spanyol Koordinasi dengan Pengadilan Kriminal Internasional

57 tahun lalu

Israel Hancurkan 90% Wilayah Gaza, Runtuhkan Banyak Bangunan di Masa Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Israel Siapkan Serangan Besar ke Iran, Kepala Staf IDF: Bersiaplah!

57 tahun lalu

Spanyol Selidiki Kepala Staf Militer Israel terkait Penangkapan Aktivis Global Flotilla

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal