Korban Polisi Moral Iran, Remaja 16 Tahun Tewas usai Beberapa Pekan Koma

Muhammad Fida Ul Haq
Polisi moral Iran diduga melakukan kekerasan hingga menewaskan remaja (Foto: Reuters)

TEHERAN, iNews.id - Armita Geravand (16) dinyatakan tewas usai sempat beberapa pekan koma karena diduga menjadi korban penyerangan polisi moralIran. Aksi kekerasan itu terekam kamera kereta bawah tanah di Teheran, Iran.

Geravand mengalami razia akibat tidak menggunakan hijab di tempat umum. Dia ditangkap di Stasiun Shohada, Teheran.

Melansir dari Sky News, Sabtu (28/10/2023), Geravand mengalami mati otak usai mengalami kekerasan.

Namun, orang tua Geravand menyebut dia mengalami penurunan tekanan darah dan kehilangan keseimbangan, akibat kepala terbentur. Kelompok hak asasi manusia mengatakan pernyataan itu dibuat di bawah tekanan.

Aktivis HAM  meminta publikasi rekaman dari dalam kereta untuk menjadi sumber penyelidikan.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
5 jam lalu

Iran Gempur Kantor-Kantor Diplomatik AS di Timur Tengah, Nilai Kerusakan Capai Rp3,3 Triliun

6 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Kembali Melemah ke Rp17.696 per Dolar AS, Ini Penyebabnya

7 jam lalu

Bukti Ganasnya Pembalasan Iran, Foto-Foto Kehancuran Pangkalan Militer AS Dirilis Media

17 jam lalu

Trump Klaim Kendalikan Selat Hormuz, Iran: Kalau Berani, Kirim Kapal Perang Anda!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal