Korban Tewas Apartemen Ambruk di Turki Jadi 21 Orang

Anton Suhartono
Presiden Recep Tayyip Erdogan mengangkat peti jenazah korban ambruknya bangunan apartemen di Istanbul (Foto: AFP)

ISTANBUL, iNews.id - Jumlah korban tewas akibat ambruknya bangunan apartemen berlantai 8 di Distrik Kartal, Kota Istanbul, Turki, Rabu (6/2/2019), bertambah menjadi 21 orang. Selain itu, 14 orang lainnya luka.

Menteri Dalam Negeri Sulayman Soylu mengatakan, berdasarkan laporan ada 35 orang berada di dalam apartemen saat bangunan ambruk.

"Diperkirakan ada 35 orang di dalam gedung berdasarkan informasi yang kami terima. Sebanyak 21 jenazah sudah diangkat dari reruntuhan bangunan, termasuk satu orang warga Asia tengah," kata Soylu, dikutip dari Reuters, Minggu (10/2/2019).

Tim SAR, kata Solylu, tetap masih berusaha mencari para korban. Puing-puing di lantai 1 berhasil dibersihkan dan tim melanjutkan pencarian ke lantai dasar.

Sejauh ini belum diketahui penyebab pasti ambruknya bangunan tersebut. Namun Wali Kota Istanbul Ali Yerlikaya menduga peristiwa ini terkait dengan pelanggaran aturan pembangunan.

Ada 14 apartemen yang terdata di lokasi, tapi tiga lantai di atasnya dibangun secara ilegal. Selain itu ada workshop tekstil di lantai dasar bangunan yang beroperasi tanpa izin. Jaksa penuntut Istanbul masih menyelidiki kasus ini.

Sementara itu warga yang mendiami tujuh bangunan di sekitar gedung runtuh masih dievakuasi untuk alasan keamanan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
17 hari lalu

Trump Umumkan Anggota Dewan Perdamaian Gaza, Ajak Presiden Erdogan dan Al Sisi

Nasional
18 hari lalu

Baja Nirkarat RI Bebas Bea Masuk Anti-Dumping Turki, Peluang Ekspor Terbuka Lebar

Nasional
27 hari lalu

Menlu Sugiono bakal Terbang ke Turki Temui Erdogan, Bahas Palestina?

Internasional
1 bulan lalu

Pesawat Jet Pribadi Bawa Kepala Staf Angkatan Bersenjata Libya Jatuh di Turki, Ini Dugaan Penyebabnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal