Korban Tewas Banjir dan Longsor di Jepang Jadi 16 Orang, Puluhan Lainnya Hilang

Anton Suhartono
Banjir dan tanah longsor di Kimamoto, Jepang, menewasan sedikitnya 16 orang (Foto: AFP)

TOKYO, iNews.id - Hujan lebat yang memicu banjir dan tanah longsor beberapa hari terakhir di Kyushu, Jepang, menewaskan sedikitnya 16 orang. Puluhan lainnya dilaporkan masih hilang.

Banjir di wilayah Kumamoto, bagian barat Kyushu, menghancurkan rumah-rumah, menyapu kendaraan, dan merobohkan jembatan. Selain itu banyak kota yang terendam sehingga memutus akses jalan.

Lebih dari 200.000 warga diminta mengungsi ke penampungan darurat sambil tetap menjaga protokol kesehatan yakni dengan mengenakan masker dan menjaga jarak satu sama lain.

"Kami akan melakukan yang terbaik untuk mencegah penyebaran infeksi dan membuat warga yang terpaksa meninggalkan rumah mereka senyaman mungkin," kata Menteri Manajemen Bencana Ryota Takeda, dikutip dari AFP, Minggu (5/7/2020).

Sementara itu stasiun televisi NHK melaporkan, 20 orang tewas akibat banjir dan tanah longsor. Jumlah ini belum termasuk 16 orang yang dilaporkan lebih dulu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

Pramono Targetkan Normalisasi Kali Cakung Lama Rampung 2028, Kurangi Potensi Banjir

4 hari lalu

Badai Dolphin Ngamuk Porak-porandakan China, 1 Juta Orang Lebih Dievakuasi

5 hari lalu

Tak Sebut Nama AS, PM Jepang Takaichi: Cukup Negara Kami yang Dibom Atom!

8 hari lalu

Heboh Gempa Dahsyat M7,1 Jepang Disebut Buatan Manusia, Mungkinkah?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal