Lagi, Iran Vonis Hukuman Mati 3 Orang terkait Demonstrasi Mahsa Amini

Anton Suhartono
Iran memvonis mati tiga orang terkait rusuh demonstrasi (Foto: WANA via Reuters)

DUBAI, iNews.id - Pengadilan Iran memvonis hukuman mati tiga orang terkait demonstrasi memprotes kematian perempuan Kurdi, Mahsa Amini. Tiga orang itu dituduh terlibat dalam pembunuhan seorang petugas keamanan tahun lalu.

Pekan lalu Iran lebih dulu mengeksekusi mati dua orang atas tuduhan yang sama.

Kantor berita Mizan melaporkan, tiga orang bernama Saleh Mirhashemi, Majid Kazemi, dan Saeid Yaghoubi, dihukum mati karena dituduh membunuh pasukan keamanan paramiliter Basij saat demonstrasi di Kota Isfahan, dapat mengajukan banding atas putusan mereka.

Basij, paramiliter yang berafiliasi dengan Garda Revolusi Iran, bertugas menangani kerusuhan, termasuk demonstrasi.

Beberapa personel pasukan keamanan tewas selama demonstrasi memprotes kematian Amini. Perempuan Kurdi itu tewas di tahanan kepolisian moral setelah ditangkap karena berpakaian tidak layak di tempat umum.

Demonstrasi memprotes kematiannya pecah di penjuru Iran. Ini menjadi gelombang protes paling menantang bagi pemerintahan revolusi Iran sejak berkuasa pada 1979. Demonstran bahkan menyerukan penggulingan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.

Sementara itu Khamenei menegaskan pemerintah tak akan melunak dalam menangani demonstran yang melanggar. Dalam pidatonya hari ini dia menyinggung soal perusakan terhadap fasilitas umum. 

Khamenei juga menegaskan segala bentuk pengkhianatan terhadap negara bisa dihukum mati.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Trump Umumkan Perang Lawan Iran Berakhir, USS Gerald R Ford Ditarik dari Timur Tengah

Internasional
2 hari lalu

Terpojok UU, Trump Umumkan Perang Lawan Iran Telah Berakhir

Internasional
2 hari lalu

Pangkalan-Pangkalan Militer Hancur Digempur Iran, Pejabat AS: Belum Pernah Terjadi Sebelumnya

Internasional
2 hari lalu

Presiden Iran: Kepercayaan Kami dengan AS Sudah Hancur Total

Internasional
2 hari lalu

Tak Terima Disebut Kalah Negosiasi dari Iran, AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal