Ledakan di Lebanon, Kerugian Ditaksir Mencapai Rp216 Triliun

Anton Suhartono
Kerugian akibat ledakan di Beirut, Lebanon, ditaksir mencapai Rp216 triliun (Foto: AFP)

KAIRO, iNews.id - Ledakan dahsyat yang mengguncang Beirut, Lebanon, Selasa (4/8/2020), menyebabkan kerusakan parah dalam radius 5 kilometer dari titik kejadian yakni di pelabuhan.

Bangunan di sekitarnya luluh lantak, termasuk apartemen, perkantoran, rumah tinggal, serta fasilitas lain. Ledakan tersebut menghasilkan gempa bermagnitudo 3,5. Sebanyak 300.000 orang kehilangan tempat tinggal.

Gubernur Beirut Marwan Aboud mengatakan kepada stasiun televisi Al Hadath, kerugian akibat ledakan ditaksir antara 10 miliar sampai 15 miliar dolar AS (sekitar Rp144 triliun-Rp216 triliun). Nilai kerugian itu termasuk akibat langsung maupun tidak langsung dari ledakan.

Dia juga menyebut potensi krisis ke depan yang dihadapi warga di wilayahnya, mengingat keterbatasan jumlah makanan.

Menurut gubernur, gandum yang tersedia saat ini terbatas dan krisis berpotensi terjadi jika tak ada bantuan internasional.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
23 jam lalu

Militer Israel Kekurangan Tentara akibat Perang Gaza, Paling Sedikit Sepanjang Sejarah

Megapolitan
6 hari lalu

Fakta Mengejutkan Ledakan SMAN 72 Jakarta, Pelaku Sakit Hati Sering Dikucilkan

Internasional
16 hari lalu

Brutal! Serangan Israel ke Lebanon Tewaskan Penyiar Berita Stasiun TV

Nasional
29 hari lalu

Antam Buka Suara soal Tambang Emas di Bogor Meledak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal