Makin Panas, 24 Staf Kedubes Rusia Diusir dari Kroasia

Antara
Ilustrasi pengusiran diplomat oleh negara tuan rumah. (Foto: Pixabay)

ZAGREB, iNews.id – Kroasia pada Senin (11/4/2022) meminta 24 staf Kedutaan Besar Rusia di Zagreb untuk meninggalkan negara bekas Yugoslavia itu. Pengusiran tersebut berkaitan dengan serangan militer Rusia di Ukraina. 

Kementerian Luar Negeri Kroasia mengungkapkan, puluhan staf Kedubes Rusia yang diusir itu antara lain terdiri atas 18 diplomat. Sebelumnya, langkah serupa juga dilakukan negara-negara Uni Eropa. 

Kemlu Kroasia juga menyatakan telah memanggil duta besar Rusia. “(Pemanggilan dubes itu) sebagai protes atas agresi brutal terhadap Ukraina dan berbagai kejahatan yang dilakukan (di sana),” ungkap kementerian itu dalam sebuah pernyataan.

“Pihak Rusia telah diberitahu soal pengurangan staf administrasi-teknis di kedutaan besar Federasi Rusia di Zagreb,” kata Kemlu Kroasia.

Uni Eropa pada Jumat (8/4/2022) lalu mengadopsi paket sanksi baru untuk Rusia atas invasi mereka ke Ukraina. Paket sanksi itu antara lain mencakup larangan impor batu bara, pembatasan baru di sektor perdagangan, dan daftar hitam sejumlah tokoh oligarki yang dekat dengan Kremlin.

Rusia memulai operasi militer khusus di Ukraina pada 24 Februari. Operasi itu sebagai tanggapan atas permintaan Republik Rakyat Donetsk (DPR) dan Republik Rakyat Luhansk (LPR) kepada Moskow, agar memberikan mereka perlindungan terhadap serangan intensif oleh pasukan Kiev. DPR dan LPR adalah dua wilayah di Donbas, yang memisahkan diri dari Ukraina.

Para pejabat Rusia mengatakan, tujuan operasi khusus itu adalah untuk demiliterisasi dan denazifikasi Ukraina. Mereka mengklaim warga sipil tidak dalam bahaya akibat operasi itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
13 jam lalu

WHO Pantau Kasus Dugaan Pes Rusia, Ini Pesan untuk Dunia!

2 hari lalu

Jangan Panik! Wabah Pes Rusia Kecil Kemungkinan Masuk Indonesia dan Jadi Pandemi Baru

2 hari lalu

Epidemiolog Ungkap Risiko Wabah Pes Rusia Masuk Indonesia Sangat Kecil

2 hari lalu

Wabah Pes Rusia Bakal Jadi Pandemi Baru? Ini Kata Epidemiolog!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal