Malaysia Siap Potong Gaji Menteri jika Krisis Timur Tengah Memburuk

Anton Suhartono
Anwar Ibrahim mempertimbangkan akan memotong gaji menteri jika krisis Timur Tengah memburuk (Foto: Bernama)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Perdana Menteri MalaysiaAnwar Ibrahim mempertimbangkan akan memotong gaji menteri jika krisis Timur Tengah memburuk. Konflik Amerika Serikat (AS)-Iran mereda dengan gencatan senjata serta pembukaan Selat Hormuz, namun tak ada jaminan kondisi ini akan bertahan terus.

Meski demikian Anwar mengakui gaji menteri Malaysia saat ini sudah relatif rendah.

“Yang penting adalah mereka melayani dengan baik,” kata Anwar, seperti dikutip dari The Star, Sabtu (18/4/2026).

Dia menambahkan, sebagai PM yang juga merangkap menteri keuangan, tak masalah gajinya dipotong, bahkan tak dibayar. Namun Anwar tetap memperhatikan kesejahteraan kabinetnya.

“Bagi saya, tidak masalah jika tidak menerima gaji. Tapi gaji itu adalah hak mereka selama mereka berkinerja baik, dan saya kira itu wajar," tuturnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 jam lalu

Presiden Iran Peringatkan AS: Kami Tak Ingin Perang, tapi...  

15 jam lalu

Panas Lagi! Iran Tembak Jatuh Drone MQ-9 Reaper AS di Selat Hormuz

17 jam lalu

Setelah Yordania, Rudal Iran Hujani Pangkalan Militer AS di Uni Emirat Arab

19 jam lalu

Malaysia Rayakan Hari Kemerdekaan ke-69, Gelar Parade Militer

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal