Malaysia Tolak Peta Baru yang Dirilis China atas Klaim di Laut China Selatan

Ahmad Islamy Jamil
Malaysia menolak peta baru yang memuat klaim Beijing atas Laut China Selatan. (Foto: Reuters)

KUALA LUMPUR, iNews.idMalaysia tidak mengakui peta baru yang dirilis China terkait klaim Beijing atas Laut China Selatan. Kawasan perairan itu diketahui menjadi sasaran klaim yang saling tumpang tindih oleh sejumlah negara, termasuk Malaysia.

Pada Senin (28/8/2023) lalu, Kementerian Sumber Daya Alam China merilis “peta standar” China edisi 2023 yang menunjukkan klaim negara tersebut atas Pulau Taiwan dan hampir seluruh Laut China Selatan. Afiliasi teritorial laut tersebut telah lama menjadi sengketa antara China, Vietnam, Brunei, Malaysia, dan Filipina.

“Peta tersebut antara lain menampilkan klaim maritim sepihak Tiongkok yang melanggar batas wilayah maritim Malaysia di Sabah dan Sarawak, berdasarkan Peta Baru Malaysia Tahun 1979,” ungkap Kementerian Luar Negeri Malaysia pada Rabu (30/8/2023), seperti dikutip kantor berita Bernama. 

Kementerian tersebut menyatakan, Malaysia secara konsisten menolak klaim pihak asing mana pun atas kedaulatan dan yurisdiksinya atas wilayah maritim. “Malaysia juga memandang permasalahan Laut China Selatan sebagai permasalahan yang kompleks dan sensitif,” kata Kemlu Malaysia.

Pada Senin lalu, India juga mengajukan protes keras kepada China atas peta standar tersebut. Pasalnya, peta itu menunjukkan Negara Bagian Arunachal Pradesh dan wilayah Aksai Chin sebagai bagian dari wilayah Tiongkok. 

Sementara Beijing berkeras bahwa Arunachal Pradesh adalah bagian dari wilayah selatan China di Tibet. Klaim itu ditolak mentah-mentah oleh New Delhi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pecah! Momen PM Malaysia Anwar Ibrahim Nyanyi, PM Thailand Charnvirakul Main Saksofon

57 tahun lalu

Wamen Pariwisata: Prambanan Siap Jadi Magnet Wisatawan Hindu Mancanegara

57 tahun lalu

Usia Tembus Seabad, Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad Ulang Tahun Ke-101

57 tahun lalu

Kebakaran Pabrik Sepatu China Tewaskan 28 Pekerja, Presiden Xi Jinping Murka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal