NEW YORK, iNews.id - Maurice Williamson, mantan anggota parlemen Selandia Baru yang kini menjadi pejebat konsulat jenderal di Amerika Serikat sedang menjadi perhatian di Jepang.
Pengikutnya di akun Twitter-nya pun terus bertambah, ddominasi oleh warga Jepang. Bahkan Williamson disebut-sebut sebagai ikon gay. Ini lantaran pidatonya empat tahun lalu yang berisi dukungan disahkannya undang-undang pernikahan sejenis di parlemen Selandia Baru.
Pada Sabtu 25 November, dia mengungkapkan terima kasih atas bertambahnya follower Twitter-nya.
"Saya sangat senang melihat jumlah pengikut saya di Twitter bertambah dalam beberapa jam terakhir. Banyak dari mereka berasal dari Jepang. Saya tidak tahu apa yang mendorong mereka menjadi pengikut saya, tapi saya senang. Perlu diingat: putra sulung saya Simon Kenya merupakan campuran keturunan Jepang. Selamat datang," tulisnya, di akun pribadinya, @williamson_nz.
Sementara itu, dalam pidatonya empat tahun silam, Williamson mengatakan, "Apa yang kami perjuangkan dengan undang-undang ini akan memungkinkan dua orang yang saling mencintai, bisa diakui dalam hubungan pernikahan. Itu yang sedang kami perjuangkan.Saya berjanji kepada orang-orang yang menentang rancangan undang-undang ini, kemenangan kami akan segera terwujud."
Jika Jepang memperbolehkan pernikahan sejenis maka negara itu akan menjadi yang pertama di kawasan Asia Pasifik mengakui pasangan gay secara sah.