Mantan PM Israel Ehud Barak Disebut dalam Dokumen Jeffrey Epstein, Ini Komentar Netanyahu

Anton Suhartono
Benjamin Netanyahu mengomentari mantan PM Israel Ehud Barak yang disebut-sebut dalam dokumen Jeffrey Epstein (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengomentari pendahulunya, Ehud Barak, yang disebut-sebut dalam dokumen Jeffrey Epstein. Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) merilis sekitar 3 juta dokumen pada pekan lalu, mengungkap nama-nama pejabat, politisi, pengusaha, hingga artis yang pernah berhubungan dengan pelaku kejahatan seks anak tersebut.

Dalam komentar pertamanya mengenai dokumen Epstein, Netanyahu menegaskan hubungan dekat Epstein dengan Ehud Barak tidak menunjukkan bahwa Epstein bekerja untuk Israel, namun justru sebaliknya.

“Terjebak dalam kekalahan pemilu lebih dari 2 dekade lalu, Barak selama bertahun-tahun, secara obsesif berusaha untuk merusak demokrasi Israel dengan bekerja sama dengan kelompok kiri radikal anti-Zionis dalam upaya yang gagal menggulingkan pemerintah Israel yang terpilih,” tulis Netanyahu, di media sosial X, merujuk pada pemerintahannya saat itu.

Netanyahu juga menuduh Barak terlibat dalam aktivitas terbuka dan di balik layar untuk melemahkan pemerintah Israel, termasuk memicu gerakan demonstrasi massal, membuat kerusuhan, serta fitnah. Seperti diketahui Netanyahu sejak beberapa tahun terakhir duduk di kursi pesakitan terkait tuduhan korupsi.

Dia juga memicu kontroversi dengan mengamandemen UU peradilan yang memberikan kekuasaan bagi parlemen untuk mengintervensi hukum.

Sementara itu Barak merupakan pengkritik vokal Netanyahu sejak lama, bahkan menyerukan penggulingan pemerintah.

Pada pertengahan 2025, Barak bergabung dengan sekitar 3.000 profesional medis dan kesehatan Israel menandatangani petisi yang mendesak pemerintah untuk mengamankan pembebasan para sandera di Gaza, bahkan jika barus menghentikan perang.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Bill Gates Bantah Pernah Berkunjung ke Pulau Epstein Tempat Kejahatan Seks Anak

Internasional
2 hari lalu

Pria Australia Lecehkan Ratusan Anak di 15 Negara via Online, Bikin Banyak Akun Palsu 

Internasional
2 hari lalu

Geger! Pria Australia Didakwa Lakukan Kejahatan Seks terhadap Ratusan Anak di 15 Negara

Internasional
2 hari lalu

Nah, Netanyahu Mulai Waswas dengan Kemajuan Militer Mesir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal