Mantan Tentara Kolombia yang Ditahan dalam Kasus Pembunuhan Presiden Haiti Mengaku Disiksa

Umaya Khusniah
Sejumlah orang yang ditangkap terkait terbunuhnya Presiden Haiti. (Foto: Ist)

PORT AU PRINCE, iNews.id - Mantan tentaraKolombia yang ditahan di Haiti dengan dugaan ikut serta dalam pembunuhan PresidenJovenel Moise mengaku diperlakukan tak manusiawi. Dia serta 17 orang lainnya disiksa polisi hingga tak diberi bantuan hukum dan makan. 

"Kami sekarat perlahan-lahan. Tolong bantu kami, bantu kami, tekan pemerintah Haiti untuk membebaskan kami. Kami bahkan tidak memiliki pengacara, tidak berkomunikasi dengan keluarga, tidak punya uang. Kami di sini di antara tikus dan kotoran manusia," kata seorang pria melalui rekaman audio yang diterima Reuters. 

Dalam audio itu, pria itu mengatakan mereka yang ditahan hanya diberi satu kali makan nasi dalam sehari.

"Semua pernyataan yang diberikan kepada polisi peradilan terjadi di bawah siksaan. Mereka membakar kami dengan asam, melukai kami dengan parang, mencabut kuku jari dan mematahkan gigi kami dengan tendangan," katanya. 

Ibu dari pemiliki suara itu mengkonfirmasi jika audio itu milik putranya yang ditahan. Dia meminta pemerintah Kolombia harus segera memastikan bantuan hukum untuk mereka.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
2 hari lalu

Prabowo Pastikan Uang Negara Tersedia untuk Naikkan Gaji Guru hingga Hakim

2 hari lalu

Polisi Ungkap Peran 2 Pegawai Rutan Depok yang Diduga Terlibat Pesta Narkoba

3 hari lalu

3.983 Personel Gabungan Kawal 47 Aksi Demo di Jakarta Hari Ini

5 hari lalu

Baru Dilantik, Kapolri Mutasi 88 Pati dan Pamen Polri: 19 Kapolda Berganti

7 hari lalu

Dilantik Jadi Kapolri, Jenderal Suyudi Ario Seto: Polisi Harus Selalu Dekat dengan Masyarakat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal