Mengapa Blokade Houthi terhadap Arab Saudi Bisa Kacaukan Pasokan Minyak Dunia?

Anton Suhartono
Blokade maritim kelompok Houthi terhadap Arab Saudi berpotensi memicu guncangan besar di pasar energi global (Grafis: iNews.id/AI)

SANAA, iNews.id - Blokade maritim yang diumumkan kelompok Houthi terhadap Arab Saudi berpotensi memicu guncangan besar di pasar energi global. 

Langkah ini muncul di tengah konflik Iran dengan Amerika Serikat (AS), ketika Selat Hormuz juga masih mengalami pembatasan yang menghambat arus ekspor minyak dari kawasan Teluk.

Situasi menjadi semakin serius karena Houthi menguasai wilayah di sekitar Selat Bab Al Mandab, jalur strategis yang menghubungkan Laut Merah dengan Teluk Aden. Jika jalur ini ikut terganggu, dunia berisiko kehilangan dua koridor utama pengiriman minyak Timur Tengah secara bersamaan.

Arab Saudi sebelumnya telah mengalihkan lebih dari 70 persen ekspor minyaknya ke Pelabuhan Yanbu di Laut Merah untuk menghindari dampak pembatasan Selat Hormuz. Namun, kapal-kapal yang berangkat dari Yanbu menuju Asia tetap harus melewati Bab Al Mandab, sehingga ancaman Houthi dapat menggagalkan strategi tersebut.

Data Kpler dan Signal Ocean menunjukkan pengiriman minyak dari Yanbu melonjak menjadi sekitar 4 juta barel per hari dalam beberapa pekan terakhir, jauh lebih tinggi dibanding sekitar 973.000 barel per hari pada 2025. Sementara itu, total minyak yang melintasi Bab Al Mandab mencapai sekitar 7,4 juta barel per hari atau sekitar 7 persen produksi minyak global.

Apabila Houthi benar-benar menyerang kapal tanker atau memblokade jalur pelayaran di Bab Al Mandab, distribusi minyak ke Eropa maupun Asia akan terganggu. Dampaknya bisa berupa lonjakan harga minyak dunia, kenaikan biaya logistik, hingga meningkatnya inflasi di berbagai negara yang bergantung pada impor energi.

Kondisi tersebut juga berpotensi membuka babak baru krisis energi global, karena pasar kehilangan jalur alternatif yang selama ini menjadi penopang setelah Selat Hormuz mengalami gangguan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Situasi Timur Tengah Memanas! Houthi Blokade Jalur Maritim Arab Saudi

53 menit lalu

Nah, Militer AS Tak Bisa Lindungi 50.000 Tentara di Timur Tengah dari Serangan Iran

1 jam lalu

Trump Berlakukan Tarif Masuk 50% ke Kanada, PM Carney: Pelanggaran!

3 jam lalu

Iran Bombardir Kompleks Pasukan AS di Yordania, Klaim Tewaskan Banyak Personel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal