Mossad Kirim Ratusan Tentara Bayaran untuk Bikin Rusuh Iran Pasca-Perang

Anton Suhartono
Iran berhasil mencegah upaya Israel mengganggu keamanan dalam negeri (Foto: AP)

TEHERAN, iNews.id - Iran berhasil mencegah upaya Israel mengganggu keamanan dalam negeri. Intelijen Iran menggagalkan upaya badan intelijen Mossad untuk menggerakkan ratusan tentara bayaran melakukan kerusuhan besar-besaran pasca-perang pada Juni lalu.

Tujuan dari demonstrasi "oposisi monarki" itu adalah menciptakan kerusuhan massal di Teheran. Tentara bayaran itu adalah warga Iran yang dipekerjakan oleh Mossad.

Kementerian Intelijen Iran menyatakan, kerusuhan sengaja dibuat Israel dengan memanfatkan ketegangan pasca-perang, salah satunya serangan terhadap Penjara Evin yang menewaskan puluhan orang.

Media Iran saat itu melaporkan, Israel melancarkan serangan di beberapa wilayah Teheran, termasuk bagian utara ibu kota. Sementara itu serangan terhadap Penjara Evin menghancurkan gedung administrasi penjara serta menewaskan banyak sipir, narapidana, dan pengunjung.

Beberapa hari kemudian, juru bicara otoritas kehakiman Iran Asghar Jahangir mengatakan 71 orang tewas dalam serangan Israel terhadap Penjara Evin dan melukai lebih banyak lainnya.

"(Tindakan diambil untuk) Mendeteksi dan menetralisir rencana para monarki, yang berada di bawah Mossad, mengirim satuan tugas bersenjata dari seluruh negeri ke Teheran pada 22 Juni untuk melakukan serangan teroris keesokan harinya (termasuk) pusat-pusat militer dan penegakan hukum di dekat penjara," bunyi pernyata kementerian, seperti dikutip dari Spuntik, Selasa (29/7/2025).

Sebagai hasil dari operasi tersebut, lebih dari 120 tentara bayaran ditahan di 23 wilayah Iran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Ini Penyebab Utama Demonstrasi Besar-besaran di Iran

Internasional
3 hari lalu

Iran Diguncang Demonstrasi Besar-besaran, Toko dan Tempat Usaha Tutup

Internasional
3 hari lalu

Negara Barat Kecam Israel Larang Puluhan Lembaga Kemanusiaan Internasional Beroperasi di Gaza

Internasional
3 hari lalu

Israel Larang 37 Lembaga Kemanusiaan Internasional Beroperasi di Gaza, Warga Semakin Menderita

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal