Muncul Wacana Pembentukan Uni Emirat Palestina, Rusia Menolak

Anton Suhartono
Rusia menentang upaya pembentukan Uni Emirat Palestina (Foto: Reuters)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Rusia menentang segala upaya untuk menghancurkan kedaulatan Palestina. Komentar tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov terkait rencana pembentukan emirat atau wilayah-wilayah pecahan di Palestina.

Lavrov menegaskan proyek pembentukan emirat di wilayah Palestina merupakan ancaman bagi prospek berdirinya negara Palestina serta menjadi tantangan bagi masyarakat internasional.

"Ini dipandang sebagai langkah pertama untuk memajukan konsep pembentukan 'Uni Emirat Palestina' di tanah Palestina. Kedengarannya seperti fiksi pada tahap ini," ujarnya kepada wartawan di Kuala Lumpur, Malaysia, seperti dikutip dari Sputnik, Jumat (11/7/2025).

Menurut Lavrov, wacana pembentukan Uni Emirat Palestina sengaja terus dimunculkan seiring dengan pengakuan penuh negara Palestina.

"Ini tentu saja merupakan tantangan, tantangan besar bagi komunitas internasional," ujar Lavrov.

Lima syekh dari Kota Hebron, Tepi Barat, dipimpin oleh Wadee Al Jaabari, menjanjikan perdamaian dengan Israel dan menyarankan agar Hebron memisahkan diri dari Otoritas Palestina untuk mendirikan emirat sendiri. 

Mereka dijamu Menteri Ekonomi Israel Nir Barkat saat menyampaikan proposal pembentukan emirat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
55 menit lalu

Diam-Diam, Iran Siapkan Perang Panjang Lawan AS-Israel jika Perundingan Damai Buntu

Internasional
2 jam lalu

Iron Dome Bobol, Rudal Kelompok Hizbullah Lebanon Hujani Israel Picu Kebakaran

Internasional
2 jam lalu

Fantastis! Negara-Negara Arab Rugi Ribuan Triliun Rupiah akibat Perang AS-Israel Vs Iran 

Internasional
2 jam lalu

PM Spanyol Sanchez kepada Eropa: Dukung Lebanon sebagaimana Kita Bantu Ukraina!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal