Nah, Perusahaan Baja Israel Bangkrut Diembargo Turki gara-gara Perang Gaza

Anton Suhartono
Perusahaan baja Israel Shaul Gueta bangkrut menyusul keputusan Turki menghenikan kerja sama perdagangan kedua negara (Foto: AP)

ANKARA, iNews.id - Perusahaan baja Israel bangkrut menyusul keputusan Turki menghenikan kerja sama perdagangan kedua negara terkait perang di Jalur Gaza.

Surat kabar ekonomi dan bisnis Israel, Calcalist, melaporkan perusahaan baja Shaul Gueta yang berbasis di Ashdod, bangkrut akibat embargo perdagangan yang diberlakukan Turki.

Perusahaan tersebut memiliki spesialisasi dalam pengumpulan, pembelian, pemilahan, penghancuran, pemadatan, serta penjualan besi tua, terutama kepada klien asing. Sebagian besar operasi perusahaan dilakukan dari pabriknya di Ashdod, yang dibangun di atas lahan seluas sekitar 2,7 hektare.

Shaul Gueta selama ini mengandalkan ekspor ke Turki, yakni mencapai sekitar 70 persen dari total penjualannya.

Menurut laporan Calalist, total utang perusahaan mencapai 105 juta shekel atau sekitar RpRp530,3 miliar. Volume bisnisnya turun dari 200 juta shekel pada 2022 menjadi sekitar 35 juta shekel pada paruh pertama 2025.

Pemberi kredit terbesar Shaul Guetta, The International, mengajukan utang sebesar 18 juta shekel di pengadilan. Kreditor lain termasuk Bank Hapoalim 15 juta shekel, Mercantile Bank 11 juta shekel, dan Mizrahi-Tefahot Bank 1,5 juta shekel.

Perusahaan juga berutang 5 juta shekel kepada perusahaan kartu kredit Max serta masing-masing 4 juta shekel kepada perusahaan kredit non-perbankan SR Accord dan Ampla.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
45 menit lalu

DPR Buka Suara usai RI Gabung Dewan Perdamaian Bentukan Trump

Nasional
7 jam lalu

JK Respons Dewan Perdamaian Bentukan Trump: Terpenting Hentikan Perang di Gaza

Internasional
9 jam lalu

Setelah Iran, Giliran Israel dan AS Gelar Latihan Perang di Laut Merah

Internasional
1 hari lalu

Israel Akhirnya Buka Perbatasan Rafah Gaza-Mesir, tapi...

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal