Nah, Warga AS Diminta Segera Tinggalkan Iran

Anton Suhartono
Marco Rubio mendesak warganya untuk tidak bepergian ke Iran. Bagi mereka yang telah berada di Iran diminta segera pergi (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Marco Rubio mendesak warganya untuk tidak bepergian ke Iran. Bagi mereka yang telah berada di Iran diminta segera meninggalkan negara itu.

“Tidak ada warga Amerika yang boleh bepergian ke Iran dengan alasan apa pun. Kami mengulangi seruan ini kepada warga Ayang saat ini berada di Iran untuk segera pergi,” kata Rubio, dikutip dari Sputnik, Sabtu (28/2/2026).

Dia juga mengecap Iran sebagai Negara Pendukung Penahanan yang Tidak Sah.

“Presiden (Donald) Trump mengeluarkan Instruksi Presiden untuk Melindungi warga AS dari Penahanan yang Tidak Sah di Luar Negeri pada musim gugur lalu kemudian Kongres mengesahkan Undang-Undang Pemberantasan Penahanan yang Tidak Sah pada 2025," katanya.

UU tersebut memberi wewenang kepada Departemen Luar Negeri untuk menetapkan Iran sebagai Negara Pendukung Penahanan yang Tidak Sah.

"Jika Iran tidak menghentikannya, kami terpaksa mempertimbangkan langkah-langkah tambahan, termasuk potensi pembatasan perjalanan geografis pada penggunaan paspor AS menuju, melalui, atau dari Iran,” kata Rubio.

Dia tak menyinggung bahwa pelarangan perjalanan ke Iran maupun seruan warganya untuk segera keluar dari negara tersebut masih terkait dengan potensi serangan AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

Kapal Tanker China Abaikan Blokade AS, Tembus Selat Hormuz

Internasional
7 jam lalu

Pakistan, Turki Berusaha Cegah Perang Lanjutan Iran Vs Israel-AS: Pintu Belum Tertutup!

Internasional
8 jam lalu

Nah! Kapal Induk AS Terpaksa Berlayar Memutar Jauh Lewat Afsel Hindari Bentrok dengan Iran

Nasional
9 jam lalu

Kejagung bakal Percepat Lelang Kapal Tanker Iran Senilai Rp1,17 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal