Ngeri! 16 Orang Tewas Misterius, Mayat Bergelimpangan di Permukiman Afrika Selatan

Anton Suhartono
Sebanyak 16 orang ditemukan tewas misterius, mayatnya bergelimpangan, di perkampungan sebelah timur Johannesburg, Afsel (Foto: Reuters)

JOHANNESBURG, iNews.id - Sedikitnya 16 orang tewas secara misterius di sebuah permukiman dekat Boksburg, Provinsi Gauteng, Afrika Selatan, Rabu (5/7/2023). Dugaan sementara, penyebab kematian korban adalah terpapar gas beracun yang bocor.

Gubernur Gauteng Panyaza Lesufi mengatakan, mayat-mayat bergelimpangan di beberapa lokasi permukiman tanpa diketahui pasti penyebabnya. Laporan sebelumnya menyebutkan korban tewas 24 orang.

"16 adalah angka terverifikasi. Tim telah meyakinkan saya mereka nmenghitung ulang," kata Lesufi, dikutip dari Reuters, Kamis (6/7/2023).

Menurut Lesufi, tim masih menyelidiki dugaan kebocoran gas di balik kejadian ini. 

Usia korban tewas paling muda, lanjut dia, adalah bocah berusia 1 tahun. Mayatnya terkapar di tanah lingkungan permukiman.

"Ini kejadian yang tidak bagus, sama sekali kejadian yang tidak bagus. Ini menyakitkan, menguras emosi dan tragis," kata Lesufi.

Media Afrika Selatan melaporkan, kebocoran gas diduga kuat berada di balik kejadian ini. Laporan mengaitkannya dengan aktivitas penambangan ilegal tak jauh dari lokasi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

ESDM Nilai Mineral Strategis Krusial bagi Masa Depan Energi RI

Internasional
1 hari lalu

Ngeri! WHO Ungkap Wabah Mematikan Hantavirus di Kapal Pesiar, 3 Penumpang Tewas

Megapolitan
14 hari lalu

Geger! Jasad Pria Ditemukan Mengambang di Kali Ciliwung Jaksel, Kondisi Membusuk

Megapolitan
18 hari lalu

Heboh Perempuan Tewas dalam Rumah di Tangsel, Mantan Suami Ditangkap!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal