Ngeri, Ukraina Disebut Bisa Dapatkan Rudal Jarak Jauh yang Dipersenjatai Bom Curah AS

Ahmad Islamy Jamil
Penampakan bom curah atau bom klaster yang dipasok Amerika Serikat ke Ukraina, beberapa waktu lalu. (Foto: Reuters)

WASHINGTON DC, iNews.id – Pemerintah Amerika Serikat sedikit lagi bakal menyetujui pengiriman rudal jarak jauh yang dilengkapi bom curah atau bom tandan ke Ukraina. Dengan begitu, Kiev diharapkan dapat menimbulkan kerusakan signifikan lebih dalam di berbagai wilayah yang diduduki Rusia

Hal itu terungkap lewat laporan Reuters yang mengutip empat pejabat AS. Menurut laporan tersebut, AS sedang mempertimbangkan pengiriman salah satu atau keduanya dari Sistem Rudal Taktis Angkatan Darat (ATACMS) atau Sistem Peluncuran Berganda Terpandu (GMLRS). Rudal ATACMS dapat terbang hingga 190 mil 306 km. Sementara GMLRS punya jangkauan lebih dari 72 km  yang dilengkapi dengan bom tandan. 

Tiga pejabat AS mengatakan, rencana pengiriman rudal itu muncul setelah Washington DC melihat keberhasilan munisi tandan yang dikirimkan dalam peluru artileri 155 mm dalam beberapa bulan terakhir. Jika disetujui, senjata itu dapat dikirimkan dalam waktu cepat ke Kiev.

Ukraina saat ini dilengkapi dengan artileri 155 mm dengan jangkauan maksimum 29 km yang membawa hingga 48 bom. ATACMS yang sedang dipertimbangkan untuk dipasok ke Kiev mampu menembakkan sekitar 300 bom atau lebih. 

Sementara Sistem roket GMLRS, yang sudah dimiliki Ukraina selama berbulan-bulan, mampu menyebarkan hingga 404 munisi tandan.

Ketika upaya Ukraina melawan pasukan Rusia menunjukkan tanda-tanda kemajuan, Pemerintah AS ingin meningkatkan kekuatan militer Ukraina pada saat yang penting, menurut dua sumber AS.

Gedung Putih menolak mengomentari laporan Reuters itu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
19 jam lalu

Rusia Ancam Serang Kiev saat Peringatan Berakhirnya PD II, Minta Diplomat Asing Mengungsi

Internasional
23 jam lalu

Ukraina Umumkan Gencatan Senjata Victory Day 5-6 Mei, Rusia Pilih Berbeda

Nasional
3 hari lalu

Bahlil Bagikan Kabar Baik, Minyak Rusia Sebentar lagi Masuk Indonesia

Internasional
5 hari lalu

Rusia Sebut Perang Lawan Ukraina dan Negara Barat soal Eksistensi: Eropa Ingin Kami Hancur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal