Orang-Orang Israel di Seluruh Penjuru Negeri Berunjuk Rasa, Tuntut Netanyahu Mundur

Ahmad Islamy Jamil
Orang-orang Israel kembali menggelar demonstrasi untuk menuntut PM Benjamin Netanyahu mundur, Sabtu (1/8/2020). (Foto: AFP)

PALESTINA, iNews.id – Ribuan orang di seluruh penjuru negeri Palestina yang diduduki Israel turun ke jalan untuk memprotes Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Massa demonstran tersebut menuntut agar politikus Partai Likud itu segera mengundurkan diri dari jabatannya, karena kasus dugaan korupsi dan meningkatnya kembali kasus virus corona (Covid-19).

AFP melansir, protes kali ini terjadi di sejumlah persimpangan jalan dan jembatan, Sabtu (1/8/2020). Orang-orang tampak memegang spanduk berisi kalimat tuduhan Netanyahu gagal memimpin Israel. Beberapa tulisan pada alat peraga lainnya menyerukan pengunduran diri sang perdana menteri. Para pengunjuk rasa juga berkumpul di luar kediaman pribadi Netanyahu di Kota Caesarea.

Sementara, demonstrasi utama berlangsung di luar rumah dinas perdana menteri di Yerusalem. Di sana, penyelenggara unjuk rasa mengatakan ada ribuan orang yang menuntut Netanyahu mundur dalam aksi tersebut.

Di Kota Tel Aviv, ratusan orang memprotes meningkatnya pengangguran di kalangan penduduk Israel. Mereka juga menilai pemerintah Netanyahu gagal membantu para wiraswasta yang kehilangan mata pencarian akibat pandemi Covid-19.

Dengan mengenakan masker wajah untuk mencegah penularan virus corona, para demonstran dengan lantang menyuarakan kekesalan mereka atas kasus dugaan korupsi Benjamin Netanyahu serta kegagalannya dalam menyelesaikan krisis dan kelesuan ekonomi terkait Covid-19.

Israel sejauh ini telah mencatat lebih dari 72.000 kasus infeksi Covid-19 yang dikonfirmasi, termasuk 523 kematian di antaranya. Protes terhadap Netanyahu telah berlangsung selama berminggu-minggu.

Netanyahu pada Sabtu (1/8/2020) malam menuduh saluran televisi swasta 12 dan 13 mengirimkan propaganda untuk demonstrasi “kaum kiri anarkis” dengan menyediakan liputan luas terkait kegiatan unjuk rasa mereka.

“Mereka (kelompok kiri) berusaha keras mencuci otak publik, untuk menjatuhkan perdana menteri yang kuat dari (sayap) kanan,” Partai Likud menulis pernyataan itu dalam sebuah unggahan di Twitter yang kemudian di-retweet oleh Netanyahu.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
19 jam lalu

Israel Siapkan Rencana Usir Seluruh Warga Gaza, Tunggu Restu AS

22 jam lalu

Timur Tengah Memanas, Kedubes dan Perusahaan AS Jadi Target Serangan Iran

1 hari lalu

Perang Lagi! AS Peringatkan Warganya di Timur Tengah Waspada

2 hari lalu

Gawat! Sekolah-Sekolah Palestina Dipaksa Pakai Kurikulum Israel, 45.000 Pelajar Terdampak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal