Pager Maut yang Meledak Massal di Lebanon Disebut Buatan Hongaria

Ahmad Islamy Jamil
Pager AR-924. (Foto: tangkapan layar dari laman Gold Apollo)

TAIPEI, iNews.id – Pager yang meledak secara massal di Lebanon diketahui memiliki model AR-924. Model itu dikeluarkan oleh Gold Apollo, produsen asal Taiwan.

Akan tetapi, pihak Gold Apollo membantah jika ribuan pager yang meledak di Lebanon itu sebagai buatan mereka. Menurut perusahaan Taiwan itu, pager-pager AR-924 tersebut diproduksi oleh BAC Consulting KFT, yang berpusat di ibu kota Hongaria, Budapest. 

“Berdasarkan perjanjian kerja sama, kami memberi wewenang kepada BAC untuk menggunakan merek dagang kami untuk penjualan produk di wilayah yang ditentukan, namun desain dan pembuatan produk sepenuhnya menjadi tanggung jawab BAC,” bunyi pernyataan yang dirilis Gold Apollo, Rabu (18/9/2024).

Direktur Gold Apollo, Hsu Ching Kuang mengakatan, perusahaannya sudah memiliki perjanjian lisensi dengan BAC selama tiga tahun terakhir. Akan tetapi, dia tidak memberikan bukti kontrak tersebut.

Sedikitnya 11 orang tewas, termasuk seorang anak, dan lebih dari 4.000 lainnya terluka akibat ledakan massal pager di seluruh Lebanon, Selasa (17/9/2024). Kementerian Luar Negeri Lebanon menyebut tragedi itu sebagai akibat serangan siber Israel. 

The New York Times melaporkan bahwa Israel menanam bahan peledak dalam sejumlah pager baru sebelum diekspor ke Lebanon. Informasi itu diperoleh dengan mengutip pejabat Amerika dan pejabat lainnya yang diberi pengarahan tentang operasi tersebut.

Menurut pejabat keamanan Lebanon dan seorang petinggi gerakan Hizbullah, ledakan itu terjadi terutama di daerah-daerah yang menjadi basis kelompok itu, khususnya pinggiran selatan Beirut dan di wilayah Beqaa di Lebanon Timur, serta di Damaskus. Pejabat Hizbullah itu berbicara kepada The Associated Press (AP) dengan syarat identitasnya dirahasiakan, karena dia tidak berwenang berbicara kepada media.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
9 jam lalu

China Tegaskan Dukung Palestina, Desak Israel Setop Caplok Tepi Barat

1 hari lalu

Saling Tuduh, Mantan Kepala Badan Intelijen Israel Shin Bet Gugat Netanyahu

2 hari lalu

Trump: China dan Rusia Rugi Besar jika Bantu Iran Perang Lawan AS

2 hari lalu

AS Ikut Lobi Saudi agar Terima Bantuan Israel Lawan Houthi, Pangeran MBS Tetap Menolak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal