Palestina Ajak Negara Amerika Latin Tak Pindahkan Kedubes ke Yerusalem

Anton Suhartono
Mahmoud Abbas (kiri) bersama Nicolas Maduro bertemu di Karakas, Senin (7/5) (Foto: AFP)

KARAKAS, iNews.id - Presiden Palestina Mahmoud Abbas meminta negara-negara Amerika Latin tidak mengikuti langkah Amerika Serikat (AS) yang akan memindahkan kantor kedutaan besar (kedubes) di Israel dari Tel Aviv ke Yerusalem.

AS akan membuka kantor kedubesnya di Yerusalem pada 14 Mei bersamaan dengan hari kemerdekaan Israel ke-70.

"Kami berharap beberapa negara Amerika Latin tak akan ikut memindahkan kedubes ke Yerusalem, karena melanggar hukum internasional," kata Abbas, saat bertemu dengan Presiden Venezuela Nicolas Maduro, di Karakas, seperti dikutip dari AFP, Selasa (8/5/2018).

Pada kesempatan itu Abbas menyampaikan terima kasih kepada Maduro karena menolak keputusan AS yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Venezuela juga memastikan tidak akan memindahkan kedubesnya ke Yerusalem.

Negara Amerika Latin yang akan mengikuti langkah AS sejauh ini yakni Guatemala. Keputusan itu disampaikan dua hari setelah AS resmi mengumumkan pemindahan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Perang AS-Israel vs Iran Picu Derita Baru di Gaza: Harga Pangan Melonjak, Makanan Kian Sulit Didapat

Internasional
3 hari lalu

Pemandangan Sepinya Masjid Al Aqsa karena Ditutup Israel sejak Perang Iran

Nasional
4 hari lalu

KSP Beberkan 20 Poin Board of Peace: Gaza Tak Dikuasai Israel, Palestina Jadi Negara Sendiri

Nasional
5 hari lalu

JK: Kalau Board of Peace Bisa Bawa Damai di Palestina, Kita Dukung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal