Pandemi Covid-19 Terkini: Amerika Memburuk, Australia Hadapi Gelombang Kedua

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi virus corona baru penyebab wabah Covid-19. (Foto: iNews.id)

WASHINGTON DC, iNews.id – Korban meninggal akibat virus corona di Amerika Serikat terus melonjak. Presiden Donald Trump pun mengakui krisis pandemi Covid-19 bakal menjadi lebih buruk. Sementara, di saat yang sama, rekor infeksi di Australia muncul sebagai bagian dari isyarat gelombang kedua wabah secara global.

Per hari ini, sudah lebih dari 15 juta kasus infeksi yang dikonfirmasi dan 620.000 orang meninggal dunia sejak wabah Covid-19 pertama kali terdeteksi di Kota Wuhan, China, akhir tahun lalu. Hampir seperempat dari kasus kematian itu terjadi di AS, negara yang paling parah dihantam wabah itu.

Pada Selasa (21/7/2020) waktu setempat, 1.119 orang meninggal dunia akibat Covid-19 dalam 24 jam terakhir. Itu adalah angka kematian harian tertinggi akibat wabah virus corona secara nasional di negeri Paman Sam sejak 2 Juni lalu.

Donald Trump pun sepertinya mulai melihat persoalan ini sebagai masalah serius. “Sayangnya, (pandemi) itu mungkin akan menjadi lebih buruk sebelum menjadi lebih baik,” kata presiden dari Partai Republik itu kepada wartawan, dikutip AFP, Rabu (22/7/2020).

Negara-negara lain, yang telah melonggarkan aturan pembatasan sosial yang melumpuhkan perekonomian mereka, kini sedang berjuang untuk memerangi gelombang kedua wabah corona. Australia pada Rabu ini melaporkan lebih dari 500 kasus infeksi dalam sehari, membukukan rekor tertinggi hampir empat bulan setelah kasus Covid-19 di negeri kanguru diklaim telah mencapai puncaknya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
19 jam lalu

Trump Klaim AL dan AU Iran Sudah Lenyap, Pabrik Senjata Hancur

20 jam lalu

Kecelakaan Horor, Pesawat Cessna Tabrak Helikopter Polisi di Udara

22 jam lalu

Trump Ancam Hukum Negara-negara yang Kerja Sama Ekonomi dengan Iran

23 jam lalu

Trump Gelar Perang Ekonomi terhadap Iran, Menlu Araghchi: Pengalihan Isu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal