WASHINGTON, iNews.id - Parade militer yang diusulkan oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan dilaksanakan. Pentagon merencanakan parade militer itu digelar pada 11 November, sekaligus berakhirnya Perang Dunia II.
"Kami melihat ke arah tanggal 11 November, sekitar Hari Veteran," kata juru bicara Pentagon, Dana White, seperti dilansir AFP, Jumat (2/3/2018).
White mengatakan, parade tersebut bisa diadakan bersamaan dengan perayaan 100 tahun Perang Dunia II, atau dikenal sebagai Hari Veteran di AS.
"Jadi itu akan menjadi perayaan, tidak hanya dari militer kami saat ini, tapi juga pasukan militer di masa lalu," ujar dia.
Gedung Putih mengumumkan pada Februari lalu bahwa Trump meminta sebuah parade militer untuk menunjukkan kemampuan tempur prajurit dan armada AS.
Pengumuman tersebut memicu reaksi beragam dari publik, terutama mengenai perkiraan biaya yang mencapai USD10 juta hingga USD30 juta atau sekitar Rp134 miliar hingga Rp400 miliar.
Menurut Pentagon, biaya tersebut didasarkan pada parade militer saat pelantikan Barack Obama, yang menelan biaya USD21 juta dan USD26 juta.
Trump mengusulkan parade ini setelah terkesan dengan parade Hari Bastille Prancis. Saat itu dia disambut dengan kemeriahan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron pada Juli 2017.