NEW YORK, iNews.id - Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres meluncurkan inisiatif baru untuk melindungi tempat-tempat keagamaan di seluruh dunia. Hal ini menyusul peningkatan serangan terhadap rumah ibadah.
"Tempat keagamaan seharusnya menjadi tempat untuk beribadah, bukan tempat berperang," kata Gutteres, seperti dilaporkan Associated Press, Jumat (13/9/2019).
Inisiatif ini bertujuan memberikan rekomendasi konkret untuk membantu negara memastikan setiap rumah ibadah dan jemaahnya aman, serta nilai-nilai kasih sayang dan toleransi dibina secara global.
Pada Juni, Guterres meluncurkan upaya menanggapi akar permasalahan dari ujaran kebencian, yang berulang kali diperingatkannya. Menurutnya, ujaran kebencian memicu sikap tidak toleran di seluruh dunia.
Pascapenyerangan dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, yang menewaskan lebih dari 50 orang, Guterres mendatangi negara tersebut untuk menyampaikan belasungkawa.
Sejak saat itu, dia bersama perwakilan tinggi untuk Aliansi Sipil PBB terus berupaya membicarakan hal ini dengan pemerintah, pemimpin keagamaan, organisasi agama, komunitas sipil, dan berbagai pihak lainnya untuk membuat rencana perlindungan situs-situs keagamaan.