Pemilu Israel: Raih 18 Kursi, Partai Arab Siap Gabung Oposisi Gulingkan Netanyahu

Anton Suhartono
Mansour Abbas mengatakan siap berkoalisi dengan kubu oposisi demi membentuk pemerintahan Israel yang baru (Foto: Anadolu)

TEL AVIV, iNews.id -  Partai-partai Arab mencatat sejarah dalam pemilu Israel dengan meraih lonjakan kursi di parlemen Knesset, yakni 17 hingga 18 berdasarkan proyeksi exit poll. Padahal, pada pemilu parlemen Israel sebelumnya pada 2022, partai-partai Arab hanya memperoleh 10 kursi.

Dengan perolehan suara tersebut, partai-partai Arab bisa menjadi penentu pembentukan pemerintahan selanjutnya, menggulingkan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Mansour Abbas, pemimpin Partai United Arab List, dikenal dengan Ra’am, mengatakan siap berkoalisi dengan kubu oposisi demi mengamankan 61 kursi parlemen Knesset sebagai syarat untuk membentuk pemerintahan baru.

“Saya berharap kita bisa mengubah pemerintahan ini dan jumlah kursinya mencapai 61, yakni gabungan antara blok oposisi dan Ra’am,” ujar Abbas, kepada stasiun televisi Israel, Channel 12, dikutip Rabu (28/10/2026).

“Dengan jumlah kursi yang kita miliki saat ini, tidak ada pemerintahan yang bisa terbentuk,” ujarnya, menegaskan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
13 jam lalu

Komentari Pemilu Israel, Warga Gaza: Siapa pun yang Menang Tak Pengaruh

23 jam lalu

Diproyeksikan Raih 19 Kursi Parlemen Israel, Partai Arab Ingin Gulingkan Netanyahu

1 hari lalu

Update Pemilu Israel: Kubu Netanyahu Raih 53 Kursi, Eisenkot 48, Partai Arab 19 Kursi

1 hari lalu

Netanyahu Dibayangi Kekalahan, Oposisi Israel Unggul dalam Exit Poll Pemilu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal