Pemukim Yahudi Serang Desa di Tepi Barat, Bunuh Warga Palestina dan Bakar Mobil hingga Rumah

Ahmad Islamy Jamil
Seorang warga Palestina memeriksa kendaraan yang dibakar para pemukim Israel di Desa Jit, Tepi Barat, Jumat, 16 Agustus 2024. (Foto: AP)

MAKKAH, iNews.id – Liga Dunia Islam (MWL) pada akhir pekan ini mengutuk keras serangan yang dilakukan gerombolan pemukim Yahudi di Desa Jit di Tepi Barat yang diduduki zionis. Organisasi yang didirikan di Makkah, Arab Saudi, itu pun menyerukan diakhirinya krisis kemanusiaan yang parah yang terjadi di berbagai wilayah Palestina

Arab News pada Minggu (18/8/2024) melansir, seorang pemuda Palestina tewas dan seorang lainnya terluka parah setelah para pemukim Yahudi menyerang bagian barat Desa Jit, baru-baru ini. Orang-orang Israel itu juga membakar beberapa kendaraan dan rumah.

Para pelayat melepas jenazah warga Palestina, Rasheed Mahmoud Sadah (23) yang tewas dalam serangan brutal gerombolan pemukim Israel di Desa Jit, Tepi Barat, dekat Nablus, Jumat, 16 Agustus 2024. (Foto: AP)

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan Sekretariat Jenderal MWL Sabtu (17/8/2024) malam, organisasi tersebut mengkritik pelanggaran serius yang terus dilakukan oleh para pemukim Yahudi terhadap rakyat Palestina dan properti mereka. Ironisnya, kejahatan para Yahudi itu justru dilindungi oleh aparat keamanan dan militer Israel.

MWL pun mendesak kembali masyarakat internasional untuk mengambil sikap yang tulus dan tegas untuk mengakhiri krisis kemanusiaan di Tanah Palestina. Organisasi itu juga menyerukan tindakan konkret untuk menghentikan agresi dan meminta pertanggungjawaban semua pihak yang terlibat dalam kekerasan itu.

Seorang perempuan Palestina berdiri di dalam rumahnya yang dibakar para pemukim Yahudi Israel di Desa Jit, Tepi Barat, Jumat, 16 Agustus 2024. (Foto: AP)

Otoritas Palestina, yang memerintah Tepi Barat dari Ramallah, menyebut serangan oleh pemukim Yahudi itu sebagai terorisme negara yang terorganisasi. Presiden Israel Isaac Herzog sendiri juga mengutuk serangan itu dan menyebutnya sebagai “pogrom” istilah yang pernah digunakan khususnya untuk serangan terorganisasi terhadap orang-orang Yahudi di Rusia atau Eropa Timur pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20.

Bahkan, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pun mengecam serangan itu. Amerika Serikat, Jerman, dan Prancis semuanya menyebut serangan itu tidak dapat diterima. Sementara menteri luar negeri Inggris menggambarkan serangan itu sebagai sesuatu yang “menjijikkan” dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebutnya “mengerikan”.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Pasukan Israel Serang Ratusan Umat Kristen Palestina Rayakan Hari Raya St Georgius

Internasional
2 hari lalu

Menteri-Menteri Israel Serukan Warga Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa pada 15 Mei

Internasional
3 hari lalu

Pilu! 8.000 Jenazah Masih Tertimbun Reruntuhan di Gaza

Nasional
4 hari lalu

Ribuan Warga Bekasi Hadiri Aksi Solidaritas untuk Palestina, Doakan 4 Prajurit TNI Gugur

Soccer
6 hari lalu

Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Tolak Jabat Tangan Pejabat Israel di Kongres FIFA

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal