Pengadilan Prancis Batalkan Putusan Muslimah Boleh Berenang Pakai Burkini

Anton Suhartono
Pengadilan Prancis membatalkan putusan Dewan Kota Grenoble yang membolehkan Muslimah berenang mengenakan burkini di tempat umum (Foto: Reuters)

PARIS, iNews.id - Pengadilan Prancis, Rabu (25/5/2022), membatalkan putusan Dewan Kota Grenoble yang membolehkan para Muslimah berenang menggunakan burkini, pakaian yang menutup aurat, di semua kolam renang umum. 

Wali Kota Grenoble pada 16 Mei lalu mengumumkan dibolehkannya kembali penggunaan burkini oleh Muslimah setelah menggelar voting di dewan kota.

Menteri Dalam Negeri Prancis Gerald Darmanin memuji putusan pengadilan administratif tersebut dalam cuitannya.

"Berita bagus: Setelah kami melakukan banding, pengadilan administratif menangguhkan putusan Balai Kota Grenoble yang mengizinkan 'burkini' di kolam renang, berkat perangkat undang-undang yang diinginkan Emmanuel Macron!" ujarnya, seperti dilaporkan kembali Anadolu.

Pengadilan memerintahkan pembatalan aturan tersebut dan berlaku mulai 1 Juni atas aduan Prefektur Isere, wilayah tempat Grenoble berada. Menurut pengadilan, putusan dewan kota yang membolehkan pengguna tertentu berenang dengan pakaian yang tak ketat untuk tujuan keagamaan, sangat merusak prinsip netralitas layanan publik.

Otoritas prefektur dan Darmanin kemudian mengajukan banding atas dibolehkannya burkini yang dianggap sebagai pakaian Islami. Putusan itu juga dianggap bertentangan dengan prinsip sekularisme yang ditetapkan oleh undang-undang Prancis tahun 1905 serta ketentuan undang-undang tahun 2021 yang menegaskan penghormatan terhadap prinsip-prinsip burkini. Pemasangan tanda-tanda keagamaan di tempat umum serta bangunan pemerintah dilarang oleh hukum Prancis.

Grenoble merupakan kota kedua di Prancis yang membolehkan burkini setelah Rennes.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
15 jam lalu

Kavinsky Pencipta Nightcall Soundtrack Ikonik Film Drive Meninggal Dunia, Macron Berduka

2 hari lalu

Rekor Penerbangan Terpanjang, Pesawat Airbus A350 Terbang 24 Jam Nonstop Australia-Prancis

3 hari lalu

Delegasi AS Walk Out saat Dubes Prancis Pidato di Sidang Dewan Keamanan PBB, Ada Apa?

5 hari lalu

Karhutla Kian Tak Terkendali, 250.000 Warga Prancis dan Spanyol Mengungsi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal