Perang Timur Tengah Semakin Meluas, Rusia Usulkan Moratorium Serangan

Anton Suhartono
Menlu Rusia Sergei Lavrov mengusulkan moratorium serangan oleh semua pihak demi menghindari jatuhnya korban sipil lebih banyak (Foto: AP)

MOSKOW, iNews.id - Eskalasi konflik di Timur Tengah kian mengkhawatirkan setelah serangan gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran menewaskan lebih dari 1.000 orang. Di tengah memanasnya situasi, Rusia mengusulkan moratorium penuh atas seluruh serangan guna mencegah korban sipil terus berjatuhan.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov menilai, ketegangan saat ini justru dipicu oleh ambisi geopolitik AS dan Israel. Dia pun mengajak semua pihak untuk segera menghentikan permusuhan demi menghindari jatuhnya korban sipil lebih banyak.

“Marilah kita bersatu untuk menghentikan segala bentuk permusuhan, dimulai dengan moratorium penuh terhadap serangan yang menyebabkan korban sipil dan penghancuran infrastruktur sipil, seperti yang terjadi di banyak negara Arab,” ujarnya, seperti dikutip dari Sputnik, Kamis (5/3/2026).

Lebih lanjut dia mengungkapkan negosiasi nuklir antara AS dan Iran tahun lalu hampir mencapai kesepakatan. Perundingan yang dimediasi oleh Oman itu berjalan menuju titik terang hingga lima putaran sebelum akhirnya kandas akibat pecahnya perang 12 hari yang dimulai oleh serangan Israel.

“Di tengah negosiasi, tepat sebelum putaran berikutnya, perang 12 hari dilancarkan, yang disebut sebagai tindakan agresi pertama terhadap Republik Islam Iran. Hal yang sama terjadi sekarang,” ujarnya.

Dengan situasi yang terus memanas, usulan moratorium dari Rusia menjadi salah satu seruan paling tegas untuk meredam konflik yang berpotensi meluas ke seluruh kawasan Timur Tengah.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
35 menit lalu

Centcom Beri Pengarahan kepada Trump Hari Ini, Perang Lawan Iran Bakal Berlanjut?

Soccer
1 jam lalu

Ditolak Masuk Kanada, Delegasi Iran Batal Ikut Kongres FIFA jelang Piala Dunia 2026

Internasional
1 jam lalu

Mengenal UU Resolusi Perang AS, Batasi Operasi Militer di Iran Hanya 60 Hari

Internasional
2 jam lalu

Panas! Iran Tutup Selat Hormuz dari Laut Arab, Peringatkan Kapal Perang AS Tak Mendekat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal