Perang Usai, Amerika kini Panik Serangan Siber dari Iran

Anton Suhartono
AS mewaspadai serangan siber pasca-perang Israel-Iran (Foto: Anadolu)

WASHINGTON, iNews.id - Perang fisik antara Iran melawan Israel dan Amerika Serikat (AS) telah usai, namun tampaknya menjalar ke bidang lain. AS kini mewaspadai serangan siber Iran.

Badan Keamanan Siber dan Infrastruktur (CISA), Biro Penyelidikan Federal (FBI), dan Badan Keamanan Nasional (NSA), merilis pernyataan bersama menyoroti potensi risiko serangan siber terhadap infrastruktur penting AS. Serangan bisa saja dilakukan oleh pihak-pihak yang terkait dengan Iran.

“CISA, Biro Penyelidikan Federal, Pusat Kejahatan Siber Departemen Pertahanan, dan Badan Keamanan Nasional menerbitkan (lembar fakta) Aktor Siber Iran Dapat Menargetkan Jaringan dan Entitas AS yang Rentan," bunyi pernyataan, seperti dikutip dari Sputnik, Selasa (1/7/2025).

Lembar fakta tersebut menjelaskan secara rinci perlunya meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi serangan siber terhadap infrastruktur penting AS. Pelakunya bisa saja pihak-pihak yang disponsori atau berafiliasi dengan pemerintah Iran.

Pernyataan tersebut juga menyebutkan perusahaan pertahanan yang terhubung dengan lembaga penelitian dan pertahanan Israel juga berisiko tinggi menjadi target serangan.

Lembar fakta tersebut menegaskan, sejauh ini belum ada indikasi kampanye terkoordinasi serangan siber di AS yang dikaitkan dengan Iran.

Setelah serangan AS terhadap fasilitas nuklir Iran pada 22 Juni, Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) AS mengeluarkan peringatan meningkatnya risiko serangan teroris selama 2 bulan ke depan atau hingga 22 September.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 jam lalu

Trump Disebut Tawarkan Senjata AS ke Xi Jinping, China Mau Beli?

9 jam lalu

2 Panda Raksasa Tiba di Atlanta usai Pertemuan Trump-Xi Jinping

12 jam lalu

Harga Minyak Dunia Naik Lagi usai Trump Tolak Tawaran Iran Buka Kembali Selat Hormuz

13 jam lalu

Trump Tolak Tawaran Buka Kembali Selat Hormuz, Iran Tetap Buka Pintu Negosiasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal