Perbatasan Rafah Dibuka Terbatas, WN Asing Terjebak di Gaza Berebut Keluar

Muhammad Fida Ul Haq
Perbatasan Rafah dibuka secara terbatas agar pengungsi dan bantuan bisa lewat. (Foto: Reuters)

KAIRO, iNews.id - Israel mulai membuka perbatasan antara Gaza dan Rafah secara terbatas. Puluhan pengungsi dari warga negara asing (WNA) yang terjebak di Gaza berebut minta dievakuasi.

Melansir dari Reuters, Senin (6/11/2023), Rafah merupakan satu-satunya pintu masuk ke Gaza yang tidak dikendalikan oleh Israel.

Selain pengungsi, aliran truk bantuan kemanusiaan juga mulai masuk. Mesir sedang mencari jaminan keamanan ambulans yang digunakan untuk evakuasi.

"Setiap upaya untuk membawa konvoi ambulans yang membawa korban luka ke penyeberangan Rafah harus didampingi oleh kendaraan ICRC dan PBB," kata Jubir Pemerintah Hamas.

Otoritas Palestina telah menerbitkan daftar orang-orang yang disetujui untuk dievakuasi oleh otoritas Mesir dan Israel dalam seminggu ke depan.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
23 jam lalu

Lembaga HAM Israel: Pemukim Yahudi Lakukan Pembersihan Etnis Terang-terangan di Tepi Barat

1 hari lalu

5.000 Pasien Kanker Gaza Terjebak, Menunggu Pengobatan di Tengah Ancaman Kematian

1 hari lalu

Kisah Menyedihkan Pasien Kanker Gaza Sulit Berobat: Saya Hanya Menunggu untuk Mati

2 hari lalu

Menolak Mati, Hamas Umumkan Ikut Pemilu Palestina November 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal