Permukiman Ilegal Israel Sumber Pelanggaran HAM Terhadap Palestina

Nathania Riris Michico
Bangunan yang sedang dibangun terlihat di pemukiman Israel di Tepi Barat dekat dekat desa Tepi Barat Palestina Wadi Fukin. (FOTO: AFP / Ahmad Gharabli)

NEW YORK, iNews.id - Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno Marsudi mengatakan bahwa pembangunan permukiman ilegal oleh Israel merupakan sumber dari berbagai pelanggaran hukum dan HAM terhadap rakyat Palestina. Hal itu dia sampaikan dalam diskusi informal di sidang Dewan Keamanan PBB.

"Kegiatan pemukiman merupakan sumber dan penyebab dari kebijakan melanggar hukum serta pelanggaran hak asasi manusia terhadap rakyat Palestina," ujar Retno, di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat (AS), seperti dikutip kantor berita Antara, Jumat (10/5/2019).

Pernyataan tersebut disampaikan Retno di hadapan anggota DK PBB saat memimpin pertemuan informal dalam format "Arria Formula" dengan tema "Permukiman dan Pemukim Ilegal Israel: Inti dari Pendudukan, Krisis Perlindungan, dan Penghalang terhadap Perdamaian".

Pertemuan tersebut diselenggarakan Indonesia bersama dengan Kuwait dan Afrika Selatan, dan dihadiri oleh Menlu Palestina Riyad Al Maliki.

Pada kesempatan itu, Al Maliki menyampaikan bahwa selama beberapa dekade hingga saat ini, rakyat Palestina telah menjadi sasaran kebijakan Israel yang bertujuan menggusur rakyat Palestina dari tanah mereka sendiri.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
9 jam lalu

Kongres AS Minta Akses Senjata Nuklir Israel, Berapa Jumlah Hulu Ledaknya?

Internasional
12 jam lalu

Israel Sembunyikan Info Ribuan Tentara Dipecat gegara Gangguan Jiwa, Takut Pengaruhi Moral Publik

Internasional
13 jam lalu

Trump Mungkin Salahkan Netanyahu jika Perang Lawan Iran Berlanjut, Ganggu Ekonomi Global

Internasional
14 jam lalu

AS Incar Uranium Iran, Tak Sudi Ada Program Nuklir Sekecil Apa pun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal