Pesawat Ukraina Jatuh di Iran, Intelijen Sebut Tak Ada Indikasi akibat Tembakan Rudal

Anton Suhartono
Pesawat Ukraina jatuh di Iran menewaskan 176 orang (Foto: AP)

OTTAWA, iNews.id - Hasil penyelidikan awal oleh berbagai intelijen negara Barat menunjukkan pesawat Ukraina jatuh di Iran pada Rabu (8/1/2020) bukan disebabkan tembakan rudal.

Kecelakaan melibatkan pesawat Boeing 737-800 maskapai Ukraine International Airlines itu terjadi beberapa jam setelah Iran menembakkan puluhan roket ke dua pangkalan militer di Irak yang menjadi markas pasukan Amerika Serikat.

Insiden pesawat jatuh ini menewaskan 176 orang, yakni 167 penumpang dan sembilan kru. Sebagian besar korban berasal dari Iran dan Kanada.

Sumber di keamanan Kanada mengatakan, sejauh ini laporan intelijen yakin bahwa pesawat yang terbang dari Bandara Imam Khomeini, Teheran, menuju Kiev, Ukraina, itu jatuh karena masalah teknis.

Baca Juga: Mesin Pesawat Ukraina yang Jatuh di Iran Sempat Terbakar Sebelum Jatuh

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
22 jam lalu

Gawat! AS Siapkan Serangan Beberapa Minggu ke Iran Begitu Keluar Perintah dari Trump

Internasional
24 jam lalu

4 Alasan Trump Bersedia Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei

Internasional
1 hari lalu

Mengenal Rudal Khorramshahr-4 Iran yang Siap Digunakan Perang Lawan AS

Internasional
1 hari lalu

Israel Gagal Yakinkan Trump untuk Serang Iran, Negosiasi Nuklir Tetap Berlanjut

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal