Pimpinan Kelompok Militan Nigeria Boko Haram Tewas saat Ledakkan Bom

Umaya Khusniah
Milisi jihadis Boko Haram yang kerap menebar teror di Nigeria. (foto: New York Times)

ABUJA, iNews.id - Pemimpin kelompok militan Nigeria Boko Haram, Abubakar Shekau, telah tewas. Dia tewas usai meledakkan bom setelah dikejar pasukan pejuang Negara Islam Provinsi Afrika Barat (ISWAP) dalam sebuah pertempuran. 

Pernyataan ini keluarkan oleh ISWAP melalui rekaman suara yang diperoleh Reuters, Minggu (6/6/2021). Dalam rekaman tersebut, seseorang yang mengaku sebagai pemimpin ISWAP, Abu Musab al-Barnawi mengatakan, Shekau tewas pada 18 Mei.  

Dua orang yang akrab dengan al-Barnawi mengatakan kepada Reuters, suara dalam rekaman itu merupakan milik pemimpin ISWAP.

Sebuah laporan intelijen Nigeria yang dibagikan oleh seorang pejabat pemerintah juga mengatakan Shekau sudah meninggal. Bulan lalu, militer Nigeria mengatakan sedang menyelidiki dugaan kematian Shekau. 

Seorang analis yang meneliti Boko Haram di Tony Blair Institute for Global Change, Bulama Bukarti mengatakan, Shekau merupakan masalah dan satu-satunya orang yang ingin disingkirkan oleh ISWAP. 

Kematian Shekau diharapkan dapat mengakhiri persaingan sengit antara kedua kelompok. Hal ini memungkinkan ISWAP megambil alih para pejuang Boko Haram, sekaligus mengkonsolidasikan cengkeraman di wilayah timur laut Nigeria.

Selanjutnya, hal ini akan memungkinkan ISWAP untuk memusatkan perhatiannya pada pemerintah dan militer.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Megapolitan
1 hari lalu

Nahas, Lansia di Bekasi Tewas usai Terseret Arus Banjir

Megapolitan
11 hari lalu

Oknum TNI AL dan 5 Warga Sipil Ditetapkan Tersangka Kasus Penganiayaan di Depok

Megapolitan
17 hari lalu

3 Orang Sekeluarga di Jakut Tewas, Begini Kondisi Terkini Korban Selamat

Internasional
24 hari lalu

Nah! Warga Nigeria Sebut Serangan AS Salah Sasaran, bukan Ngebom Lokasi ISIS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal