Posting Kartun dan Hina Nabi Muhammad SAW di WhatsApp, Perempuan Ini Dijatuhi Hukuman Mati

Anton Suhartono
Seorang perempuan di Pakistan dijatuhi hukuman mati karena membuat status dan mengirim pesan serta karikatur Nabi Muhammad SAW (Foto: Reuters)

ISLAMABAD, iNews.id - Seorang perempuan di Pakistan divonis hukuman mati setelah dinyatakan bersalah akibat membuat status dan mengirim pesan kebencian serta karikatur Nabi Muhammad SAW di WhatsApp. Perempuan bernama Aneeqa Ateeq (26) itu ditangkap pada Mei 2020 lalu didakwa menyebarkan materi penistaan.

Pengadilan Riwalpindi mengungkap, Ateeq sebenarnya sudah diperingatkan oleh teman-temannya untuk mengganti status itu. Namun dia malah mengirim pesan itu ke temannya.

Penistaan ​​agama merupakan masalah sensitif di Pakistan, negara berpenduduk mayoritas Muslim. Penghinaan kepada Nabi Muhammad bisa membuat pelakunya dihukum mati meskipun pada akhirnya hukuman gantung tak terlaksana.

Komisi Kebebasan Beragama Internasional yang berbasis di Amerika Serikat menyebutkan, sejauh ini sekitar 80 orang di Pakistan dipenjara atas tuduhan penistaan, setengahnya menghadapi hukuman penjara seumur hidup atau hukuman mati.

Kasus penistaan melibatkan warga non-Muslim maupun Muslim. Aktivis HAM memperingatkan bahwa agama minoritas, terutama Kristen, sering terjebak dalam konflik seputar penistaan. Biasanya diawali dengan masalah pribadi yang menyebar hingga membawa agama.

Pada Desember lalu, seorang manajer pabrik berkebangsaan Sri Lanka dibunuh karena menghina Alquran.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
10 hari lalu

Kemhan Afghanistan Klaim Hancurkan Pangkalan Militer Pakistan

Nasional
10 hari lalu

Afghanistan-Pakistan Perang Terbuka, Kemlu Pastikan Seluruh WNI Aman

Internasional
10 hari lalu

Perbandingan Kekuatan Militer Pakistan dan Afghanistan, bak Langit dan Bumi

Internasional
10 hari lalu

Memanas! Pasukan Afghanistan Kembali Gempur Pakistan

Internasional
11 hari lalu

Heboh Pasukan Afghanistan Tembak Jatuh Jet Tempur F-16 Pakistan, Benarkah?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal